October 5, 2007

menjadi terobsesi

obsesi saya terhadap seseorang. menjadi terobsesi terhadapnya justru ketika saya sudah merasa jauh darinya(atau memang itulah yg dikatakan obsesi sesungguhnya?). bila orang lain terobsesi karena penasaran ingin mendapatkan obsesinya itu, namun saya lain. saya justru menjadi terobsesi ketika saya sudah (pernah)mendapatkannya dan ketika saya sudah mengakhiri hubungan saya dengannya, pacar pertama saya.

saya sendiri merasa aneh kadang2. dulu ketika saya dan dia menjalin hubungan(berpacaran.red) saya terhadap dia biasa selayaknya dua manusia memadu kasih(hahaha, whadda word!), dengan kata lain, pacaran ya pacaran, tidak terobsesi berlebihan terhadapnya. namun, ketika saya putus dengannya, saya menjadi selalu penasarn dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya. saya buat teman saya yg satu sekolah dengannya menjadi intel untuk melaporkan gerak-gerik si mantan itu. bukan hanya sekali dua kali saya tanya teman2nya:"dia udah punya pacar lagi?" haduh....

telah lewat 8 tahun(kalau saya ga salah itung) dari putusnya saya dengan pacar pertama saya itu. tapi ternyata obsesi saya masih muncul sesekali(gawat ga ya ini?). hmmpfhh...even saya sekarang berada d kota yg berbeda dengannya, beratus-ratus kilometer jauhnya dari dia, namun(lagi2) sesekali saya masih sms dia juga =D(walaupun ga semua dibalasnya), msh mencari info dr teman saya yg sekampus dengannya, dan bahkan saya pernah merencanakan pertemuan dengan dia, tapi ketika itu batal karena dia sibuk bikin skripsi pleus sakit dan juga hari hujan ketika itu(saya paling malas pergi klo lagi ujan).

saya ga tau yah, sampe kapan obsesi saya terhadap dia bisa benar2 sirna dari diri saya. sebisa mungkin saya ingin begitu biasa terhadapnya. terkadang melelahkan juga, tapi membuat saya tersenyum sendiri =)

No comments: