April 5, 2008

di seberang sana

17.15...
bis meluncur.
sudah, jangan melirik ke kiri. duduklah di sisi kanan.
hentikan kebiasaan selalu duduk di sisi kiri setiap kali pulang.
hentikan kebiasaan otomatis melirik ke kiri.
memandang gedung di seberang sana.
gedung merah, di seberang gedung biru.
tak akan ada yang terjadi dengan terus memandangi nya.

hhhh...
perasaan ini berbeda setiap kali ku lihat gedung merah itu.
didalam dada ini ada yang berdesir halus.
setiap kakli kulihat gedung merah itu, wajahnya tiba-tiba muncul di depanku.
hhhh...
bikin dada ini terasa sedikit sesak.

seandainya saja dia di situ.
di depan gedung merah itu.
menantiku datang setiap pukul 17.15

No comments: