April 12, 2008

menyedihkan

saat yang paling benar-benar menyedihkan justru bukan pada saat kita bersedih, namun pada saat kita bahagia tapi ga ada seorang pun yang bisa diajak berbagi kebahagiaan. ketika euforia kita berada di puncak tertinggi, namun kita hanya sendirian, disitulah detik dimana terasa sangat menyedihkan. kebahagiaan seakan useless. lama-lama bisa gila malah, karena bahagia sendirian. (inspire from: anonymous)

sedih lainnya adalah sedih karena penderitaan cinta. ada orang kuat sekalipun akan menjadi sangat dramatis dan melankolis ketika berurusan dengan yang namanya cinta. namun, penderitaan cinta terdahsyat bukan karena cinta yang terpisahkan oleh waktu dan ruang, bukan pula cinta yang terpisahkan karena tak direstui orangtua, dan bukan pula cinta yg terpisahkan maut, krn pada kasus2 tadi, kedua orang saling mencintai. bukan pula cinta yang ditolak karena hanya satu pihak yang mencintai. on to of it, penderitaan cinta paling dahsyat adalah cinta yang bahkan untuk menyampaikannya saja, lidah sudah kelu duluan, cinta yang bahkan tak ditanggapi sama sekali. penolakan adalah bentuk dari suatu tanggapan dan reaksi. namun ke-tak-acuhan, adalah bentuk terparah dari derita karena cinta. love me or hate me, but spare me with your indifferent (inspire from: sang pemimpi;andrea hirata)