August 26, 2008

release with Ikhlas

apa yang kita miliki di dunia ini sebenarnya tak lain hanya titipan semata dari Yang Maha Punya.
suatu waktu hilang, jangan sedih. tak usah marah tak usah gundah. toh itu diambil juga sama yang punya. yang harusnya marah kan Yang Punya, masa Dia tidak boleh membawa kembali barang miliknya yang dititipkan ke kita.

when u have to release something, someone, sometime, just release them with Ikhlas...

hati akan lega, sungguh...

August 21, 2008

membawa kenangan

saya: 'udah aku bakarin semua. tinggal kesisa satu, kartu lebarannya aja...'
kakang: '...'
saya: 'ko diem?maaf ya...'
kakang: 'kenapa dibakar?aku kaget dengernya...'
saya: 'waktu itu aku pengen banget lupain kamu...ternyata ga ngefek...'

dead air...

saya: 'maaf, aku menyesal...'
kakang: 'y udah, udah lama juga. yg dari kamu juga ga tau aku taruh mana, tp yg pasti masih ada, ga aku bakar...'

--------------------------

Semalam kami berbincang, hangat sekali. Seperti biasa, saya yang terkantuk selalu mengeluarkan ide yang membuat Kakang berkata "mmm...akan aku pertimbangkan". Ide tentang saya dan kakang. Tentang bagaimana kami, tentang bagaimana mengatasi masalah yang ada disekitar saya dan Kakang. Terkadang perbincangan ini, selalu membahas tentang kedatangan saya ke Bandung, yang selalu Kakang bilang dengan kata 'pulang'. Sempat saya protes mengenai ini. "Rumahku sekarang di Balikpapan. Jadi kalau ke Bandung udah bukan pulang lagi, tapi 'datang' ". Dan kakang pun protes =).

Malam itu saya bacakan ke Kakang hasil penemuan saya di Wikipedia tentang arti namanya Kakang. Dia terkagum sendiri "bahkan aku aja ga tau sampe segitunya tentang arti namaku...hehe...". Setelah itu, berlanjut dengan pembacaan cerita oleh saya untuk Kakang. Cerita saya tentang Kakang, yang saya bacakan dengan penuh rasa malu.Hihi...maka saya dan Kakang pun tertawa bersama. Hingga tiba-tiba Kakang bertanya mengenai surat yang dulu Kakang kirim untuk saya.

Ya, saya sudah meluluh-lantakan semua surat dari Kakang. Di suatu siang ketika saya merasa 'sudah-cukup-tentang-kakang'...saya membakar semuanya. hanya satu yang terselamatkan: kartu Lebaran dari Kakang. Sungguh saya menyesal. Saya membayangkan ekspresi Kakang yang pasti kecewa bercampur kaget ketika saya berkata bahwa semua surat telah saya bakar habis.

--------------------------

'coba kalau masih ada, pasti bakal lucu banget kalau nanti kita baca bareng'
'tapi udah aku salin surat pertamamu ke diary-ku kok, masih bisa kita baca bareng...'

. . .

August 14, 2008

kakang bete

hari ini kakang ga saum sunah seperti biasanya. kakang bilang dia lagi lemes banget dan malah nanti ga bakal kuat kalau saum. lagipula ini sunah, jadi tak apa kalau kali ini kakang absen dulu saumnya. wajar aja kakang hari ini terasa lemas, soalnya kemarin kakang hanya makan sekali, pas sore hari. kemarin, kakang memang ga nafsu makan, pasalnya kakang bete karena sedang ada masalah.

"aku ga puasa dulu kayanya hari ini, lemes banget"
"ya udah gapapa, jangan maksain, sunah ini ko.hari ini aku aja yang puasa..."

mudah-mudahan kakang ga bete lagi hari ini. paling engga, bete nya kakang berkurang deh. karena saya jauh disini dan ga bisa nemenin kakang, jadi saya hanya bisa berdoa buat kakang disini. mudah-mudahan, tahajudnya kakang dan saumnya kakang bisa jadi bikin kakang tenang dan memperlancar semua urusan kakang.amin...

August 13, 2008

telepon membawa berkah

sekembalinya saya ke balikpapan sehabis 3weeks-vacation, saya sama kakang mulai rajin telponan. secara satu-satunya media komunikasi saya dengan kakang adalah telpon ini. lucky us, provider selular kami sama, alhasil biaya telpon relatif lebih murah. besides, sedari sekitar 3 bulan lalu, di balikpapan telah hadir ESIA, yg memiliki tarif telpon murah, 1000/jam. horeeeeee!!! *terimakasih banyak buat esia*

belakangan kami sadar kalo provider gsm kami memiliki tarif lebih murah dari esia, yaitu rp1/nelpon. walaupun jam tayangnya pukul 00-05, dan setiap 10menit sekali otomatis putus, tapi akhirnya kami sepakat untuk pakai provider gsm kami saja kalau mau telponan. lagipula suara kakang terdengar lebih jelas kalau pake IM3. kakang setuju. maka kami menentukan kalau jadwal chit-chat yang biasanya berlangsung malam hari menjelang saya tidur, yaitu dari malam hingga pukul 00 atau 02 pagi, berubah menjadi mulai pukul 2 atau pukul 3 pagi hingga subuh(subuhnya waktu balikpapan yaa..).

yang membuat saya senang sekaligus terharu dan bersyukur adalah, ketika kakang membangunkan saya untuk mulai chit-chat. kronologisnya adalah, sekitar pukul2.30 wita, kakang telpon saya. setelah kira-kira 2 atau 3 kali mati(ingat yg tadi saya bilang kalau telpon otomatis terputus setelah 10 menit), kakang dan saya tahajud dulu. kami sama-sama bangun, mengambil wudhu dan sholat. selesai berdoa, kakang telpon saya lagi. adem deyh kalo abis sholat begitu. langsung seger dan siap chit-chat lagi sampai subuh. kalau adzan subuh udah kedengeran, pembicaraan kami akhiri, dan saya sholat subuh, terus tidur lagi deh ^.^ lumayan sampai pukul 6.30. tapi pernah satu ketika,saat mau tahajud dan kakang suruh saya ambil wudhu, eeehh saya malah ketiduran sampe akhirnya kakang telpon dan nanya "udah sholat blm km?" saya: "belum, barusan ketiduran hehe" langsung deyh bangun, wudhu, terus sholat.

ternyata, jam tayang nelpon 1rupiah ini bawa berkah sendiri buat saya dan kakang, terutama buat saya yang suka susah banget sholat malam kalo ga dibangunin mamah. kalau kakang siyh kayanya rajin2 aja deh =)

makasih kakang, udah ngingetin dan ngajak saya sholat malam. belum lagi puasa senin-kamis nya kakang. alhamdulillah... kakang bilang kalau mau makasih sama "Yang Diatas", pastinya, cuman jalannya kan lewat kakang, jadi harus bilang makasih juga sama kakang.

sekali lagi, terimakasih ya kakang...

it's such a blessing for having you

belajar masak

kakang bilang saya harus bisa masak, at least harus udah mulai belajar masak dari sekarang kalo memang saya belum bisa masak. dia bilang "mau dikasih makan apa ntar suami sama anak2 kalo ibunya g bisa masak?emang mau beli makan tiap hari?"

saya hanya bisa tertunduk disertai perubahan roman muka waktu kakang bilang itu. walaupun kakang ga bisa liat muka saya-karena pembicaraan ini hanya lewat telepon-tapi mungkin kakang bisa tau kalo mimik saya berubah. sedetik kemudian suara kakang melembut, "makanya, km mulai belajar masak dari sekarang yaa..."

ketika datang weekend pertama pasca pembicaraan dengan kakang mengenai 'belajar masak', what a coincidence thing, teman kantor ngajak saya masak-masak d tempat tinggalnya.
cindy:"ngapain niyh wik en?"
agni:"tau niyh...bosen,gw siyh ngenet aja d kantor" (kegiatan yg jadi pilihan terakhir klo semua list kegiatan udah ga bs terlaksana)
cindy:"masak yu, ntar kita k pasar dulu"
-teringat pembicaraan dengan kakang ketika itu, tanpa pikir panjang saya menjawab-
agni:"hayuuuhh banget!!"
alhasil, jadilah kami masak-masak untuk dinner sabtu malam. saya, cindy, dan imma-dengan diketuai cindy-berangkatlah sore hari sehabis pada ngenet di kantor ke pasar sepinggan.

entah kenapa yah, bisa jadi ini pengalaman pertama saya ke pasar berbelanja bahan-bahan untuk dimasak. sebelumnya, saya ke pasar untuk menemani mamah, atau mamahnya pacar saya jaman kuliah dulu, atau membeli belut waktu jadi panitia 17an jaman masih aktif di karang taruna. kali ini, saya benar-benar berbelanja 'sendiri'. setibanya di pasar, saya baru bisa ngekor-ngekor cindy yg udah expert banget belanja dan melakukan tawar menawar sama penjual, pleus pake logat balikpapan, yang mana sangat memudahkan proses tawar menawar tersebut. gleg!hebat banget si cindy.

setelah rampung dengan membali bahan-bahan masakan, sesampainya kami di tempat imma, mulailah kami membersihkan dan mengolah bahan makanan menjadi rupa-rupa masakan. cindy sempet berenang dulu, sementara saya dan imma langsung mengambil pisau dan peralatan tempur lainnya. saya kebagian membersihkan cumi untuk diolah menjadi cumi goreng tepung-yang kata semua orang asin banget,padahal kata saya udah pas asinnya. imma mulai membersihkan sayuran untuk bahan pelengkap menu bihun gorengnya. selesai berenang, cindy sibuk menyiapkan tahu dan tempe goreng tepung beserta sambal dadak. tetangga sebelah imma, yang masih teman kami juga, Xinxin-expat dari china-datang juga join acara dinner kami dengan membawa dua masakan. oseng labu dan oseng kubis. tidak lupa kami bikin desertnya, yaitu nata de coco with orange squash. niat awalnya saya mau bikin lemon squash, tp krn kelupaan ga beli lemonnya, dan yg ada orange juice, maka jadilah buat orange squash. kebetulan cindy ada stok nata de coco. jadilah desert mantap itu, 'orange squah with nata de coco'. =)

was a great saturday nite. bagi2 tips masak memasak. tapi cape juga ya, masaknya ada kali 1jam 40 menit. tapi ngabisiinnya cuman 15 menit. karena emang udah lapar dan cape habis masak. but it really fun anyway, gals! ;p

selama proses dari mulai berangkat ke pasar, siap-siap masak, dan sampe akhirnya makan, semuanya saya reportase langsung sama kakang. kakang curiga ga yah, ko tiba2 saya jadi masak2 bgini?hehehe...
*kakang, tuh kan, saya mau ko belajar masak :D *

acara masak-memasak ini berlanjut weekend selanjutnya. kali ini masak berduaan wiwin di kosannya wiwin. dengan menu tumis kangkung ala wiwin, dan tahu asam-manis ala saya-tahu disini hambar rasanya,makanya saya modif hehehe. sukses banget kali ini, secara tingkat ke-asin-an saya dan wiwin setara, jd tidak terjadi perdebatan rasa. selain menyiapkan tahu asam manis, saya juga masak nasi. enak,pulennya pas dan takaran airnya juga.hehe...setelah semua siap, barulah neng putri muncul dan tinggal makan dengan lahapnya*lapar ya neng??!!* bela2in ga mandi dulu, takut keburu mulai makan2nya.duuhh...it was really fun also neng wing, neng puput...wareg pisan nya neng?!*kakang juga tau kali ini saya masak tukung d tempatnya wing*

walaupun bukan belajar masak makanan kesukaannya kakang-sambel goreng ati ampela dan sop daging pake makaroni-yang menunya masih terlalu repot buat saya, tapi mudah2an kakang seneng karena saya mau belajar masak. amin...

>>wah, makasih ya kakang udah nyuruh saya belajar masak, ga rugi ko belajar masak mah. walaupun pada akhirnya bukan saya yang masakin makanan buat kakang, tapi saya jadi bisa masak ;D
>>makasih juga buat cindy atas guidancenya ttg cara belanja d pasar tradisional, dan imma atas dapurnya.
>>buat wiwin, ntar kita masak kangkung lagi ya neng... ;p
>>thx juga buat putri yang bantu ngabisin tukung(tumis kangkung) beserta nasinya.hahah...dasar lo rakus banget, perut tuh perut liat... :D

August 7, 2008

terikat jodoh

temen gue cerita... menurut sebuah kepercayaan, manusia itu dalam hal urusan pasangan hidup ada dua macem;

1. manusia yang tidak terikat jodoh, dimana manusia2 dgn keadaan seperti ini, bukan berarti bakal g punya pendamping hidup, hanya, justru manusia2 ini dengan siapapun dia menjalani hubungan, akan lancar2 saja, dan baik2 saja. dan akan lebih mudah menemukan pendamping hidupnya. karena dia bebas memilih, tidak ada ikatan jodoh dgn siapapun.

2. manusia yg terikat jodoh, dimana manusia dgn keadaan ini, sedari brojol k bumi, jodohnya sudah ditentukan. makanya, manusia dgn takdir bgini, sama siapapun dia menjalin hubungan, sebaik apapun dia menjalinnya, klo org itu bukan jodohnya, maka akan berakhir pula. bukannya justru enak?udah punya jodoh?masalahnya adalah???di belahan bumi manakah manusia2 ini menemukan jodohnya??kaya mencari jarum ditumpukan 1 ton jerami....

ps. kayanya gw tipe 2 itu deyh...gagal melulu....ooohh dimanakah gerangan jodohku berada??

berangkat mancing

he said:
"syg a** berangkat mancing dulu ya. smangat kerjanya. hp gak a** bawa soalnya lg d-charge. musm"

i replied:
"km hati2 y, klo siang jgn lupa mkn...ntar klo dpt ikan,kirim2 ksini yaaa...hehe... musm2"


hmmm...
sms biasa yg berisi informasi. dan diikuti balasan yg biasa juga...
tapi bacanya ko berasa lucu bgt ya?

apalagi bagian 'brangkat mancing' nya itu loh...

you're beautiful

"you dont love a woman because she is beautiful, but she is beautiful because you love her..."

perfect!except...

everything was perfect...

saturday night, perfect time to hangout or date
nice shirt, nice skirt...
great hair do and make-up...
really, it was perfect!

but,
we missed one thing,
one-big-important thing...


girls, are we really missed that 'thing' ??