December 12, 2009

Kaerayowke

dari satu tempat ke tempat lainnya,
dari satu ruangan ke ruangan lainnya,
bersama satu teman ke teman lainnya...
berjuta jam sesi karoke kita, bersama rupa-rupa teman dan rupa-rupa gaya.
berdandan maksimal, bertema girly, bahkan biasa-biasa saja, berpeluh setelah kerja...

ada Jeng Imma rocker kita, spesialis lagu rock tentu saja, dengan hits andalannya Bohemian Rapsodi - Queen, atau lagu-lagu Slank.
ada Nona Cindy yang kebetulan suaranya cocok dengan aliran dangdut, meski awalnya fenomenal dengan Appologize - One Republic feat. Timbaland, yap ketika dia patah hati.
ada Neng Wini spesialis jazz, dengan suara beratnya akan membiarkan kita hanya menikmati suaranya, semua lagu jazz dia fasih. she will Fly Us To The Moon.
Neng Putri, yang merangkap dancer, kebagian aliran pop saja. dengan lagu-lagu pop masakini, mulai dari lagu-lagu patah hati sejenis I'm Sorry Goodbye - KD, hingga lagu-lagu T2 dan ST-12.
ga ketinggalan Neng Wiwin dengan aliran pop Indonesia jadul. spesialis Nicky Astria dan Inka Christy. bernyanyi sekaligus curhat-colongan.
dan Saya? ah saya hanya pengamat, saksi mata dari segala keriuhan dan kegilaan mereka.

December 6, 2009

'it' day

Bandung pagi ini, jalanannya masih mengkilap dan dapat memantulkan cahaya matahari akibat sisa hujan semalam. Sengaja saya membuka jendela mobil demi menghirup wangi rumput basah ketika melewati padang yang lengang di dekat kantor Pemkot. Saya selalu suka wangi rumput basah dan tanah sisa hujan.

mba,dah dmn?cptan mb klo bisa
sender: ayu-chan

rana...udah dmn sayang?
sender: Mbak Putri


Dua sms masuk berbarengan. Sama, keduanya menanyakan keberadaan saya saat ini. Harusnya saya memang sudah tiba di tempat 5 menit yang lalu, tapi nyatanya saya masih dalam perjalanan dan baru akan tiba 5 menit lagi. Ini pertama kalinya saya terlambat. Sengaja menterlambatkan diri lebih tepatnya. Bukan tanpa alasan, tapi alasan yang ada pun terdengar terlalu mengada-ada.

iya, otw. sbntr lg sampai
sent to: Mbak Putri, ayu-chan


---

Saya mematut diri di depan cermin yang sudah buram di setiap pojokannya. Kebaya putih gading dengan potongan sederhana berkerah standar. Bahan brokatnya membuat tampilan saya klasik. Tak ada payet, hanya sebuah bros bunga berwarna emas di tengah, tepat di kancing pertamanya. Kain batiknya pun berwarna dominan coklat dan berpola khas Solo, sidomukti. Sederhana, klasik, tapi cukup elegan.

Ra, dmn?
sender: Mbak Putri

sdh sampai. toilet mba...

sent to: Mbak Putri


'Rana!ayo...' tiba-tiba mbak Putri muncul di pintu toilet, mengagetkan saya yang masih berdiri di depan cermin. Last touch, saya oleskan sedikit lip gloss berwarna mocca.
'iya mbak, sampun iki. ayo...'
'hey, you looks great...'
'thx. but sorry, saya gak pake kebayanya'
'wes...ndak papa'

Mbak Putri tersenyum mendengar permintaan maaf saya karena tidak pakai kebaya dan kain yang 2 minggu lalu dia beri. Sudah di jahit, and so fit on me. Tapi kemarin malam saya memutuskan untuk tak memakainya dan lebih memilih kebaya ini (so sorry Mbak, saya gak bisa pakai kebayanya, apalagi untuk hari ini. on one of my 'big' day). Mbak Putri tampak tak sabar, menarik lengan saya untuk mengajak berjalan dengan sedikit lebih tergesa. Rasanya sudah cepat, tapi karena memakai kain kami berdua jadi kesulitan berjalan.

'mbak mbak, ayo cepetan ih!'
Ayu berteriak memanggil kami. tinggal beberapa meter lagi kami sampai. Ayu, dia tampak cantik dengan kebaya birunya. Payet hijau di sekeliling leher, kedua bawah lengan dan bagian bawah kebayanya memberikan kesan dewasa pada Ayu. Kebaya yang dikenakan Ayu sama seperti kebaya yang Mbak Putri pakai.

---

Mesjidnya tidak terlalu besar, tapi tidak juga kecil. Nyaman dan bersih. Warna hijau mendominasi. Kaca-kaca patri di tiap jendelanya menimbulkan cahaya berwarna-warni yang dipantulkan dari matahari di luar jendela, saya suka suasananya. Semua sudah duduk bersahaja. Tidak ada tawa, tidak terdengar candaan, sekalipun berbincang dalam suara yang sangat pelan, nyaris berbisik. Para prianya berkopiah, sebagian wanitanya berkerudung, dan semuanya duduk bersimpuh di atas permadani yang juga hijau. Ditengah bagian mesjid sudah tersedia sebuah meja kecil dengan tinggi kira-kira 40cm dan panjangnya pas untuk 2 orang dewasa duduk berdampingan. Duduk dibalik meja kecil telah siap seorang Bapak setengah baya yang berkopiah. Rapih mengenakan jas coklat tua disertai dasi merah marun di atas kemeja kakinya. Beberapa pria di sekelilingnya telah siap juga. Suasana seperti ini sudah sering saya temui, tapi kali ini menimbulkan perasaan yang berbeda. Dan saya tahu persis perasaan apa itu.

Adit melihat saya datang. Senyum kecil mengembang di bibirnya. Saya balas senyumnya, dan mengangguk pelan. Adit mengangguk juga, dan setelahnya dia melangkah menuju meja kecil tempat Bapak tadi menunggu kemudian dia duduk bersila. He never been looks so damn great before. Saya sangat mengenal wajah itu. Wajah tenangnya hari ini terlihat lebih bersih. Matanya seteduh biasanya, dengan sorot yang lebih sayu. This day should be the one of his most happiest day in life.

Saya duduk bersimpuh di apit Ayu dan Mbak Putri, menghadap langsung ke sisi kanan Adit tak jauh dari tempat Adit duduk. Bapak tadi mengucapkan beberapa kata sambutan, yang saya tak bisa jelas mendengarnya. Berlanjut dengan suara seorang wanita muda yang entah sedang menyampaikan apa, tapi karena pidatonya, beberapa orang mulai terisak. Saya menajamkan pendengaran saya ditengah suasana hening ini untuk mendengar pidato si wanita muda itu, tapi rasanya saya mendadak tuli. Suara di sekeliling saya tidak jelas lagi terdengar. Pun saya tak dapat melihat adegan demi adegan yang terjadi dengan suara latar yang sepertinya penuh haru, karena sedari tadi saya hanya dapat menundukkan kepala. Selainnya, saya hanya memandangi jari jemari saya yang terpaut satu sama lain, meremasnya, hingga terasa dingin dan mulai berkeringat. Untungnya oksigen di ruangan ini cukup membuat saya masih dapat bernafas normal.

Sebuah tangan menggenggam saya. Mbak Putri. Dia menggenggam tangan kiri saya begitu eratnya. Saya hanya bisa meliriknya pasrah, ketika dia melemparkan senyum simpulnya.
'kuat ya Neng... Rana kamu pasti kuat...' mbak putri berbisik pelan di samping telinga saya. Bisikan Mbak Putri membuat saya memberanikan diri untuk mengangkat kepala ini. Memandangnya, memandang Adit yang gagah sekali dengan setelan jas hitamnya dan kopiah hitam bersalur perak. Dit, have I told you that you always look great even when you just woke up from your nightmare? Giliran Adit sekarang yang berbicara. Menatapnya dalam keadaan begini, kembali membuat kedua mata saya terasa panas setelah bertahun lamanya tidak pernah begini. Saya tahu persis yang akan terjadi selanjutnya setelah ini, pada saya dan pada Adit.

'saya terima... nikahnya.....'

a text

so sorry for not texting you as often as before.
i just too scare to read your text.
just to scare for i might find some 'news' that i shouldn't have to know.

i'm glad you texting me (again) this afternoon...
c mba ga ada kbrnya skrng
...and thanks for that, dear...

November 28, 2009

* just leave it untitled


temen-temennya dia bilang kami mirip (ya, foto ini siyh dalam fase lagi gak mirip. eh tapi da emng gak mirip). setiap saya dikenalin sama temennya, si temen itu pasti nyangkanya saya sodara dia. 'adiknya puput?' 'siapa put?sodara?'

ada fase dimana setiap org yang kami temui bilang mirip. ada fase jg dimana gak ada yg bilang mirip sama sekali. dan pas itu terjadi, biasanya kami berkomentar:
'tumben yah, kali ini gak ada yg bilangin kita mirip'
anehnya, ini terjadi(dibilang mirip) justru ketika kami udah ga bareng lagi sebagai 'teman-satu-sekolah' alias pas masa dmn saya udah lulus kuliah, dan sering main2 k kampusnya. padahal dulu jaman smp-sma, bisa dibilang setiap hari kami selalu barengan tapi gak pernah sekalipun ada yg komentar kalo kami mirip.

pertama kalinya kami d bilang mirip, emang ketika saya sering maen k kampusnya dan dikenalin lah saya sama temen-temennya. ketika pertama kalinya 'mirip' itu muncul, kami berdua terheran-heran. 'emng iya ya kita mirip? ah engga ya. gak pernah ada yg bilang tuh' 'mirip'2 berikutnya yg dibilang orang, kami selalu blg sama org itu 'iiihh gak mirip tau, aneh kalian.' hehehe
tapi dari situ kami jadi bertanya-tanya juga, 'emng iya gt kita mirip?' toh kami berdua aja gak pernah menemukan kemiripan antara satu sama lain (disini kita berbicara tentang kemiripan wajah ya...).

mirip gak mirip, yang jelas kami bisa jadi saling mempengaruhi, baik itu secara langsung tak langsung, ataupun secara sadar tak sadar. cause we're engaged as a BFF for that long, couple of years. yes she is, she's my best buddybuddy who will be married in the next 30 days...

Sri Puput Putrianti

November 26, 2009

PERSIB(a)

here i am, (start) watching football match,
of our most favorite team.
there u are, (always) watching football match,
of our most favorite team.

here(and there) we are, watching the same stuff, the same channel, the same match.
doin the same things: holdin a remote control, screamin outloud everytime they're on a dangerous moment.
commentin on them through our mobile, act as like we're the commentator, best commentator.

there we were,
listened carefully the match through RRI.
spent extra time on shopping mall, just to stopped by at the nearest cafe and nothing we're done there, but watched our most-favorite-football-team-ever play the game.

hey don't you know, our-most-favorite-team, just crawl step by step to the 'top'.
they done the match greatly, won the last 2 games.
wish we're together in a same table,
wishing for their victory at the end of the league...

PERSIB nu aing!

November 14, 2009

no electricity, no problem


akhir-akhir ini sering kita denger berita pemadaman listrik bergilir di jawa-bali. status facebook teman2 saya, yg notabene lbh 90% hidup di jawa mengeluhkan pemadaman lampu ini. yap, mengeluhkan. semuanya mengeluh dengan adanya pemadaman bergilir tersebut. malah ada yg bilang:
"mati lampu lagi..kaya di kampung aja" (kira2 isi statusnya begitu)..
ada juga: "haduuhh mati lampuu lagi, lagi lagi :("
rata2 begitulah kira2...

barusan, ga berapa lama yang lalu saya mendengar berita di tv yang isinya-mohon maaf saya ga hafal redaksi pastinya yg jelas intinya:
"pemadaman listrik bergilir di bali, terutama di denpasar dikeluhkan oleh masyarakat. khususnya pihak pengelola hotel yang mendapat komplain dari tamu-tamunya karena AC kamar tidak menyala..."
dan beberapa hari lalu, saya mendengar berita rumah yang kebakaran krn lilin yg dinyalakan ketika malam hari saat pemadaman bergilir.

dari semua berita yg saya dengar, ko jadi berkesan hiperbola ya?!
toh kebakaran bisa terjadi kapan saja dan dengan alasan apa saja. okay, itu kejadiannya krn lilin sebagai ganti penerangan listrik yg tengah padam, but u dont have to put the blame 100% on pemadaman bergilir itu sendiri. berita ini benar2 memojokkan salah satu pihak. padahal semestinya, berita itu haruslah bersikap netral. saya aja orang awam faham itu.

sedangkan untuk mslh pemadaman yang d denpasar itu...komen saya siyh: cmon! sekarang jaman udah canggih, ada teknologi yang namanya genset. hotel yang mereka kelola itu nerima tamu2 mancanegara, sudah sepastinya lah mereka punya genset toh?! mati listrik bukan terjadi skrng aja, saya yakin itu. gardu kebakar, konslet, apapun penyebab lainnya juga bisa terjadi kapan saja. hey u all the hotel owner, sudah berapa taun mengelola hotel???ko ga ada persiapan??ini siyh sudah seperti kapal layar tanpa sekoci. ketika mati listrik, rumah sakit dan hotel di tempat saya tinggal tetap beroperasi seperti biasa ko. meski hrs shutdown sementara ketika ganti ke genset.

dan buat teman2 sejawa-bali...
all of u should remember, indonesia terdiri dr banyak pulau dan berpuluh2 propinsi yang ga semuanya bisa menikmati listrik dengan mudahnya 24 jam sehari, 7 hari seminggu. electricity for all the time, as much as u need! gak gitu kawan. jawa-bali hanya 2 pulau dari ratusan pulau di indonesia. mungkin kalian semua gak pernah tau, kalau penduduk di pulau2 lain sangat akrab sekali dengan kekurangan listrik. sangat bersahabat dengan kerelaan mengirit listrik karena daya listrik yang terbatas. saking terbatasnya, lampu jalan yang crucial aja gak bisa nyala sepanjang malam. bahkan seringnya padam sepanjang malam.
dear firends, maybe it's time for you to open your eyes, open your mind, dan untuk lebih care sama teman2 di pulau lain yang hampir setiap hari selama 4-5 jam padam listrik. masih banyak hal yang dapat dilakukan tanpa listrik sekalipun. meditasi mungkin, menyalakan lilin aroma terapi, penerangan sekaligus penenangan jiwa. atau buat yang suka fotografi, ga bakal mati gaya. bisa buat light grafity yang oke. u can make ur own fun if you want to. atau msh tetap ingin mengeluh? silahkan saja sampai capai, toh tetap saja akan ada pemadaman bergilir. atau kalian mau itu berganti jadi penyalaan bergilir??

so please...
sisihkan sedikit kerelaan kalian untuk barang beberapa jam saja tak dapat listrik. dan janganlah memperbuas mslh pemadaman listrik bergilir ini.
keep calm, stay cool, and just be wise. would you?


[mencoba melihat dari sudut yang berbeda...]

*pic from: http://paulbuckley14059.files.wordpress.com

black mask

hujan di hari sabtu...
setelah kemarin, friday the 13th, mengakhiri hari dengan kekesalan karena lupanya pin atm yg berujung pada d blokirnya atm tersebut. hujan deras melanjutkan hari. sedari semalam hujan belum berhenti. malah barusan derasnya luar biasa, menimbulkan suara berisik yang sangat.

batal basket tadi pagi, ym masih sepi, brosing udah bosan. lanjut baca tunnels tapi ga tentram karena belum mandi. berlanjut mandi dengan air bak yang sedang dingin beberapa hari terakhir ini. adeeemmm...coba gini terus, tapi tanpa hujan :D

setelah menyantap mie instan(lagi), waw seminggu ini udah makan mie instan lbh dr 2 kali :( ym masih juga sepi. dan sangat tidak baik bila tidur2an lagi. dvd player rusak, acara marathon dvd di akhir pekan dengan sangat sedih ditiadakan pekan ini. sudah tengah hari, terasa lapar lagi tapi diluar masih hujan deras. sapu kamar udah, beres2 juga udah. apa lagi yaa??

black-nose-mask by shiseido, for reducing ur komedo

okay, enough. i'll continue my reading...

November 13, 2009

we'll never be the same again

no matter how hard we've tried...
i know(and maybe u know it also) for sure, that we will never be the same again. eventhough we said to each other that everythings will be alright, everythings will be back to normal as it should be. we (or maybe it's only me?) keep on denial of what happen between us.
when i faced you, and you faced me, we were laugh. yes, together we're laugh. no pain, no hurt, no cry, and no love. but once i left you, i went from you, then it started again. that feeling- the feeling that used to be there inside us-came up again. it hurts, painfull, and killin me softly.
everytime i see you pop-up on messenger, then it started again. over and over again. my face turns bad and i feels mad. then what happen next is... my good mood going away (for the rest of the nite).

just like now, i forget my atm pin-number. as i know, you're the one who ever knew it. but when i ask you about that very-important-thing-for-me-rite-now, you only answer:
"lupa"

without sayin anything more. maybe a sympathic words or short of kind like that. (are you really forget also or what?okay yes yes its my atm, not yours)

you, for me rite now, are just like dementor. nothing more.
i only hope for you to sign-out quickly from messenger, please...

November 11, 2009

substitution

lucu.

seumur hidup saya gak pernah suka sama air putih dingin alias air es. tapi justru setelah gak pernah dengar dan menyaksikan lagi kamu minum air es, tiba-tiba saya jadi suka air es dan meminumnya setiap hari. Sayang, saya beli kulkas biar bisa minum air es setiap hari.

saya bukan addicted sepak bola meskipun saya tau sedikit banyak tentang klub-klub bola dunia. tapi saya gak pernah bela-belain bangun buat nonton bola, selain kamu yang meminta saya untuk temenin kamu nonton, atau karena kamu minta saya nonton sendiri karena disana gak ada channel yang menayangkannya. tapi sekarang, saya selalu nonton pertandingan klub-klub bola favorit kamu. terbangun dan menyaksikannya sendiri.

saya kagum dengan kebiasaan menyapu kamu setiap pulang kerumah. meskipun pernah saya tertawakan karena kadang berlebihan. kamu yang OCD, gila kebersihan terutama menyapu. tapi suatu ketika, saya ingin sekali menyapu kamar ketika cape pulang kerja. dan setelahnya, saya selalu merasa kamar saya kotor bila saya gak menyapunya. setiap pagi hari dan malam hari, bahkan bisa berkali-kali saat malam, dan bahkan ketika lantai kamar sesungguhnya bersih.

dari awal saya pertama datang ke kota ini, yang sering saya lihat adalah ninja merah, Sayang... tapi belakangan, entah kenapa yang banyak sekali berkeliaran di depan muka saya adalah ninja hitam. seperti yang biasa kita pakai berkeliling bandung, bahkan sampai ke jakarta. dan ontel, akhir-akhir ini saya jadi sering melihat ontel berkeliaran. apakah di balikpapan ini sekarang memang ada ojek sepeda ontel?

lucu. seakan ada yang mensubstitusi kamu.

November 9, 2009

Oncle Google* (special edition)

Mon oncle Google bisa segini serunya, pada hari spesial tampilan muka Google jadi berganti sesuai momen yang ada pada hari tersebut. dulu-dulu sih saya ga pernah ngeh, pas makin kesini makin ngeh aja klo dia emang berganti2.
tampilan original google

terutama saat kejadian hari ultahnya Morse, tampilan Oom Google jadi begini:
see??untuk pertama kalinya saya liat, google ga ditulis dalam alphabet

dan beberapa hari terakhir si Oom Google ini lagi lucu2nya, yap! edisi ultah Sesame Street yang ke-40 tahun. anak2 jaman dulu lebih tau kayanya, soalnya dulu masih ada tayang di RCTI. edisi sesame ini yg paling lama tayang di google. hari pertama si birdy, burung kuning gede itu, hari kedua lanjut cookie monster, dan kemarin adalah elmo. tokoh lainnya belum nongol. and what i like most is edisi si cookie monster ini:

how cute u are cookie monster...
tp part yg bikin saya gemes adalah tampilan cookies yang berantakan itu

nice job, Uncle... kira-kira pas lebaran haji, bakal ada kambing lg disembelih ga yah di muka Google??? heuheu...

*Paman Google

November 8, 2009

Glam is Brown

konvensional, konservatif, apapun namanya itu. saya memang pencinta hal yang biasa, simpel, namun eternal. seperti juga cinta saya pada warna tanah dan gradasiannya menuju gelap. So Brown, So Glam.


hanya jam yang berangka lengkap seperti ini yang dapat saya baca ;) love it!
(walau ternyata ini adalah Men's watch, but who cares..)

October 29, 2009

i'm not sundanese, i'm INDONESIAN

Sumpah Pemuda; 28 oktober 1928

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

itulah isi sumpah pemuda versi original dengan ejaan yang berlaku kala itu. ingatkan saya dan betulkan saya bila salah, tujuan sumpah pemuda ini adalah memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. PER.SATU.AN.dalam sanubari pemuda. jadi hanaya berlaku buat pemuda saja kah? alias kaum mudamudi saja? tergantung persepsi anda, yang jelas orangtua pun dulunya pernah jadi mudamudi.

kalau menurut saya siyh, dengan adanya sumpah ini, berarti bahwa INDONESIA berarti satu. terlepas dar kenyataan bahwa indonesia memang terdiri dari beratus2 suku dan budaya, intinya tetap satu: kita semua adalah INDONESIA. so, untuk apa mesti ada pertanyaan: "kamu orang mana?" yang akan di jawab dengan: "saya orang jawa/padang/sunda/batak/dll". why dont u answer it: "saya orang INDONESIA". dan pertanyaan sejenis kamu-org-mana itu tak perlu lagi lah dipertanyakan kepada siapapun kenalan baru anda, kecuali pertanyaan sejenis: "domisili dimana?rumah orangtua dimana?". idealnya begitu.

faktanya, pemuda INDONESIA masa kini(dan yang dulunya pernah jadi pemuda setelah era sumpah pemuda 1928), masih saja banyak yang melakukan 'praktek' diskriminasi suku. masih banyak celetukan baik secara bercanda bahkan hingga sarkastik mengenai perbedaan suku ini, semisal
"ah org suku anu keras2, ga bisa d ajak kompromi"
"jangan deh berurusan sama suku inu, ribet"
"ingat ya nak, jangan pernah dekat apalagi sampai menikahi orang dari suku itu"
bla bla bla bla
WTH! saya rasa sih, pemuda2 peserta kongres pemuda bakal sedih kalau tau masih begini nyatanya. helloooo it's 2009!

'menolak' seseorang hanya berdasarkan dari suku mana dia berasal, merupakan hal paling konyol! toh seseorang jg ga pernah minta dilahirkan di suku tertentu. kalau dia tidak cantik/tampan, masih bisa d usahakan. kasarnya operasi lah biar jadi cantik/tampan. kalau dia tidak pintar, org tersebut masih bisa lah belajar keras, kalau manner kurang baik, bisa lah dia perbaiki. but, kalau karena dia berasal dari SUKU mana, sepanjang hayat sampai bumi kiamat juga gak akan ada yang bs merubah itu. jadi sangatlah UNFAIR kalo mempermasalahkannya. menjadi sah-sah saja saya yang kebetulan besar di tanah sunda, menikah nanti memakai sunting, menyukai masakan jawa, berdomisili di kalimantan, dan sangat ingin berlibur ke nusatenggara. toh kesemuanya masih INDONESIA juga.

anyway, untuk seluruh rakyat INDONESIA, ingatlah selalu bahwa kita bukan jawa, bukan padang, sunda, batak, dayak, kutai, banjar, bukan pula bali, ntt, madura, aceh, palembang, atau papua. kita SAMA, orang INDONESIA.

HIDUPLAH INDONESIA RAYA!,
[semoga ikrar pemuda tak kan pernah sia-sia]

October 26, 2009

euforia



bagi saya, ini lah yang disebut euforia! kenikmatan tiada tara ketika menjilati ice cream. sllluuurrrpp

October 25, 2009

merantau

dari Syair Imam Syafii:

Orang pandai dan beradab, tidak akan diam di kampung halaman.
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang.
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan.
Berlelah-lelah lah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.



[dikutip dari 'Negeri 5 Menara']

October 20, 2009

metamorfosis

aku menyaksikan kamu...
mulai dari rambut belah tengah lurus yg sempat nge-trend itu, berganti rambut gondrong kamu yang berubah kriwil, sempat di bonding, dan berakhir cepak, plontos, nyaris botak.

mulai dari rahangmu yang bulat, berganti tirus, hingga berubah kotak karena puber, dan semakin mengotak ketika menginjak duapuluhan.

mulai dari kulit bersihmu tanpa jerawat, jerawat pertama, jerawat besar di hidung, wajah yang semakin coklat dengan banyak jerawat yang lagi-lagi karena puber, hingga wajah yang kini kembali bersih dengan sisa bekas jerawat yg tak begitu kentara. ditambah lagi sisa-sisa jerawat di punggungmu.

mulai dari cinta monyet, cinta pertama, pacar pertama, yang kedua, pacar yang ini, yang itu. patah hati yang ini, patah hati yang itu, putus ini putus itu, serta surat-surat cinta yang kini sudah tidak jaman lagi, hingga kamu yang akhirnya menangis di depan mama karena perempuan.

mulai dari berangkat sekolah di antar jemput papa, naek kendaraan umum sendiri, lalu bersepeda. berganti lagi dengan motor, motor hitam, merah, lalu motor hitam yang lebih besar, hingga mobil yang kamu setir sendiri.

mulai dari kamu yang turun nilainya karena patah hati, tangan yang retak karena cemburu, urat syaraf kaki yang bermasalah karena jatuh kala bermain basket, hingga kecelakaan motor karena pergi tanpa izin dari mama.

aku menyaksikan kamu bertumbuh,
usia 9 tahun, 13 tahun, 17 tahun, hingga kini 24 tahun.
sejak itu, rasanya tak ada satu ulangtahunmu yang aku lupa. baik dengan atau tanpa kado spesial untukmu.

aku juga ingat benar momen kamu disunat, meski kali itu aku tentu saja tidak menyaksikan langsung prosesi teknisnya. momen kelulusanmu saat SD, SMP, SMA, hingga tau perguruan tinggi pilihanmu. momen menyusun skripsi, seminar, hingga sidang.

aku menyaksikan kamu tumbuh,
aku ada disana ketika kamu bermetamorfosis.
hanya saja, aku tak ingin lagi menyaksikan dan berada disana ketika kelak kamu menikah...

October 10, 2009

kenalan lama bernama Hati

11 tahun itu berarti berapa bulan?
132 bulan kan?

132 bulan,
sejak kita pertama kali memutuskan berteman dengan hati.
sejak kita membiarkan hati itu bermain dalam diri kita masing2.
kita tidak tau, kala itu, 132 bulan yang lalu, sejak hari itu, kalau kita ternyata sedang membuat kesepakatan dengan hati untuk pada akhirnya membiarkan si hati terus bersama kita sampai hari ini.

sudah 11 tahun. sudah 132 bulan. sudah 4018 hari.

saat itu bisa saja kita berpikir kalau hati yang kita pegang bersama, yang kita percayai bersama, hanyalah hati dari monyet-monyet yang baru saja menerima otak homo sapiens. dan masih mempelajari bagaimana caranya menjadi manusia. karena 11 tahun silam, itulah kita. bocah bocah ingusan, yang mengaku sedang jatuh cinta untuk yang pertama kalinya. tak pernah terpikir akan jadi apa kedepannya, dengan hati ini yang digenggam bersama.

kita pernah, tak hanya sekali, berusaha melupakan bahwa hati kita terperangkap di tempat yang sama. berusaha mencari hati lain sebagai kenalan baru kita. masing2 dari kita berusaha mencarinya. kita sama-sama beranggapan kalau kita berhasil, lolos dari kesepakatan hati-bersama kita, dan menemukan hati masing-masing di tempat yang jauh berbeda. tapi nyatanya, kita kembali mencari hati kita bersama. bahkan hingga berulang kali, kita kembali ke tempat yang sama. kotak yang sama.

kalau saja kala itu kita tak sesumbar bersepakat untuk mulai berteman dengan hati, hari ini, masa setelah 11 tahun lewat, kita sama-sama sudah bebas. keluar dari perangkap kotak sabun yang mengurung hati kita, mengikatnya satu sama lain hingga bersesak-sesakan berada di dalamnya. dulu kotak itu sanggup menampung hati hati kecil yang bertaut. tapi kita luput, bahwasanya hati hati kecil itu kian hari kian berkembang dan bertumbuh. apa kamu yg merawatnya hingga dia tumbuh besar? mereka sekarang bersesakan, ingin keluar dan melepaskan diri dari ikatan yang bernama cinta.

lorong waktu tak pernah eksis. tak kan pernah bisa membawa kita kembali ke hari itu untuk membatalkan kesepakatan kita dalam mengenal hati bersama.

setelah 132 bulan ini...
kita akan bertahan? atau menyerah?

si drama-queen yang lebay

ketika kelulusan sma,saya kepingin sekali meninggalkan bandung.kota yg setiap sudutnya mengingatkan saya sama dia. ah lebay kan, dia tuh cuman cinta monyet, ceng2an jaman muda dulu.waktu benar2 msh muda.

dan Tuhan mengabulkan keinginan saya itu setelah 3tahun. ketika saya justru ingin settle di bandung. dan dia, si cinta monyet, entah gmn crnya bisa menemukan saya.

pernah kita berkelakar bersama, sama2 ingin meninggalkan bdg,berharap memori otak bs baru lagi. tp hingga skrg, dia msh saja disitu. kota yg sama, rumah yg sama, B7/15. hanya saja kali ini, ayam2nya berganti kucing.

gak tau tepatnya dgn dia, tp dulu alasan saya ingin pergi adalah krn ingin menjauhi dia. maka Tuhan lg2 melipat gandakan doa saya dgn mengirim saya k tmpt yg lbh jauh. beda pulau, beda lautan, beda waktu. akh knp dia msh disitu jg?

kumpul bocah kemarin, semua teman menanyakan dia pada saya. knp harus tanya ke saya? ternyata beberapa dr mereka jg msh ingat,terakhir kalinya kami reuni, saya dan dia saling berdiam diri. beberapa diantara mereka jg menggeleng tak percaya saat tau,bahwa kisah saya dan dia blm berakhir.

what the hell is goin on here?!kalau saya gak lebay, saya pastilah sudah terbang bebas saat ini..akh tak ada gunanya merunut semua kejadian selama 11 tahun terakhir. saya dan dia.

bagi dia,kata2 yg terucap kmrn itu, mungkin hanya isapan jempol belaka. tp bagi saya, seperti udara yg membantu saya memperpanjang napas hidup. ketika dia dgn kakunya terdiam, saya dgn suksesnya membasahi bantal, dan menggantungkan awan hitam di atas kepala saya.

"kita gak akan pernah selesai kalau kamu hanya diam,dan berharap saya mengerti. saya bukan cenayang. dan skrg,giliran km yg harus byk belajar dan mengerti. kalau tidak hanya km yg berperasaan halus. mungkin lebih baik kita saling diam ya, agar berhenti saling menyakiti."

we needs some spaces, some times, to take a break...

introvert pschycologist

hey, apa nanti pasiennya akan kamu diamkan?mereka bayar kamu mahal demi melihat kamu mematung? iya kalau saat itu kamu masih tampan.

oh bukan bukan. saat kamu meng-interview calon pegawai,jangan2 malah mereka yg akan berbalik menginterogasi kamu.

atau pada akhirnya ketika kamu berseragam, waw! seragam itu akan membuat km semakin kaku dan berada stagnan pada pakem. seragam coklat tua? atau hijau tua?

saya baru saja ingat. rekaman memori belasan tahun lalu. disaat yg lain bersenda gurau, km membuka mulut dgn skeptisnya. saya gak ingat km pernah berkelakar. saya baru mengerti skrg, kalau hal2 itu adalah bibitnya.

ternyata saya sudah melihatnya dr dulu. kamu sudah menunjukkannya. hanya saja skrg saya br ingat lagi kamu yg seperti itu.

October 5, 2009

just a day just an ordinary day

hi!

just coming back from my vacation-Ied Fitr vacation.

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN ya...
mohon maaf, baik lahir maupun bathin.

minta maaf bisa kapan saja, tapi momen lebaran emng pas banget buat saling memaafkan. minta maaf terkadang sungguh sulit, tapi memaafkan lebih sulit lagi. huff...(berat banget)
bismillah, semoga semua salah saya dimaafkan orang2 semua yang pernah saya 'dzalimi', dan bismillah...semoga saya ikhlas untuk memberi maaf pada orang2 yang memintanya dari saya. tanpa diminta pun, sudah seharusnya memaafkan. insya Allah... =)

September 5, 2009

kado itu kamu

untuk kali ini,
biarkan saya merengek,
seperti anak kecil yang menginginkan balon.
hari ini saja,
biarkan saya mengiba,
seperti bayi yang menginginkan susu karena lapar.
biarkan kali ini saya menuntut,
seperti anak kecil yang menagih kado pada bundanya.
sehari ini saja,
biarkan saya menjadi anak kecil lagi untuk 24 jam kedepan,
seperti ketika 24 tahun silam.

saya ingin kado.
cukup kado dari kamu.
saya akan menuntutnya,
meskipun kado itu hanya berupa suara kamu dan senyum kecil di ujung bibirmu.
sehari ini saja,
bahagiakan saya.
biarkan saya kembali mendengar racauanmu.
biarkan saya tersedu karena didera rindu kepadamu.
untuk pertama dan (mungkin)terakhir kalinya saya mengharap kado dari kamu.

saya ingin kado itu kamu...


[selamat ulang tahun Agni, hari ini kamu resmi menjadi 24 tahun]

August 31, 2009

Agustus August Aôut

here you go on August:
1.
our beloved country goes 64th years old. congrats my Indonesia :-*

look, somebody try to pretend as national flag ;p

2. perayaan agustusan d rumah. terasa berbeda banget. huwaaa merasa tuaaaa... tiap ada anak kecil naek k panggung pasti gw nanya 'itu siapa mah?anak siapa?' 'klo yg itu si itu mah?hah?udah segede gitu?' padahal kayanya gw baru 2.5 taun ninggalin rumah (haaahh??udah 2.5 taun aja)

with kepompong team...always great to be a child

3. teteh sepupu ultah tgl 23. dan teteh lahiran juga. hmmm ponakan baru lagi, namanya Muhammad Kafi Anggapraja. well, Anggapraja was my grandgrandfather's name heu...

kafi

4. and... i also have my bday this month. hoho my biological bday (nah loh, keren kan ultah gw ada ultah biologis ama ultah offical ;p )

5. alhamdulillah, bisa puasa pertama di rumah.

6. hey, dont u know how i really hate and got mad during my vacation on bandung?! not the whole week actually... but, the negative aura still surrounded me even when i was doing some crazy things with my BFF. ugh!

AWE-three


7. anyway...berhubung lagi bulan ramadhan, katanya bulan bagus untuk melatih kesabaran dan terkabulnya semua doa bila bersungguh2. amin... a really HUGE AMIN. makanya sabar aja ya Ag... ;D

8. 10 hari pertama ramadhan telah terlewati, alhamdulillah udah utang 7 hari heugh! selamat melanjutkan ibadah shaum ramadhan. semoga berkah segala ibadah yg telah dijalankan. amin.

9. last from this month, please welcome SEPTEMBER ^.~

August 5, 2009

so high-school

adegan 1
'neng aku masih d kantor nih..abis conference call sialan itu'
'waw gile aje udah nyaris tengah malem gini'
'tapi neng...stay late at office membawa berkah tersendiri buat aku hihi'
'whats that??pasti si seksoy guy itu ye?'
'wow neng wow bangettt!!! tak menyangka aku, klo dia msh berkeliaran jam segini di opis. tampang kusut + muka ngantuk = super HOT'
'*&^&*%#%%$^#*&^*' (orientasi yg aneh)

adegan 2
'nduk nduk...kmrn daku k pizza..ada cowo cakephhh. ugh!'
'waw waw, describe me please...'
'rambutnya segikit gondring diatas bahu. ikal yg klo kering bisa jd semi kribo. tp (sepertinya dia habis memakain helm) jadi terlihat aga lepek. pake bando item. mata sipit tp bukan cina. lebih ke sipitnya org hawaii. oia, ada jambang yg menyambung ke jenggot. ga gt setebal org2 arab, tp jambang yg pas. pk tshirt biru muda dgn kemeja kotak2 biru d luarnya...looks WOW. seperti marcell (yg penyanyi itu) ketika msh muda :D'
'hahaha nyaris terjatuh dr kursi aku baca cetinganmu. emng cocok km neng jd detektip. hahaha'

adegan 3
'ada another hot guy at office neng. manggar banyak berubah sejak aku tinggal lama niyh'
'haaahh sapa sapa? ko aku ndak ngeh?pdhl aku always at office neh'
'ada neng, orgnya cepak cepak nyaris botak gt...'
'yg mana seh??'
'kalem neng, ntar aku fotoin, trs aku ksh liat km...hehe '

well... pantes aja, ada outsider yg pernah bilang kalo kami 'so high-school' ;-)

August 3, 2009

miss u too my sister...

got tagged by my sister in her note at facebook...
felt soooo touchy when read it...

"miss u full my sister..." (by rizky noorrahmi)

dede kangen kakak...
meskipun kakak sering marah" gak jelas sama dede,
tpi dede kangen nonton bareng sama kakak lagi,
dede kangen bercanda bareng lagi,
dede kangen sama suara kakak waktu lagi pilek,
dede kangen semuanya,,,,,,,
waktu kakak masih di cimahi,
cuma kakak yg bisa bantuin dede ngerjain pe'er....
skrg kakak udah kerja, gak ada lagi yg bisa bantuin dede ngerjain pe'er...
gak ada lagi yg marahin dede......
dede kangen kak.....
cepetan pulaaaaang............!!!!!!
i'll go home sooooonnn watch me out landing in the next 2 weeks ^.^

July 31, 2009

Senja Kala Itu

suatu senja di kota Bandung...

'tolong pergi jauh dari aku. lebih baik kita ga usah lagi berhubungan, ga ada lagi telpon, ga ada lagi sms, chating ataupun email. kita harus benar2 jaga jarak sekarang.sejauh-jauhnya! jangan lagi ganggu aku...'
'...'
------

Adit
mimiknya berubah. mata bulatnya berkaca. airmata itu sudah pastilah akan tumpah sebentar lagi. dia hanya memandangku tajam dan dalam. ada sebersit amarah. rahangnya mengeras. aku menunggu reaksinya atas perkataanku tadi. tapi dia hanya pergi. sejurus kemudian membalikkan badannya meninggalkan aku. dan tanpa berkata apapun. tanpa mengeluarkan suara apapun. aku dibuatnya heran. saat itu mungkin yang pertama kali dalam hidupnya dia tak lagi membantah. untuk pertama kalinya dia tidak mendebat segala yang aku katakan padanya. sedikitpun dia tidak. apa artinya ini? apakah itu Ya, atau Tidak?

diam adalah hal yang bukan dia sekali. tak membantah ataupun tak mendebat, itu bukan dia sama sekali. dia adalah yang suka mendebat, cerewet, tak mau kalah, jago menyangkal, semangat untuk membantah sampai siapapun lawan bicaranya terdiam dan mengaku kalah. bahkan kali ini aku sudah mempersiapkan jawaban demi jawaban bila seandainya dia mendebat. tapi dia tidak. lalu ada apa dengan dia hari ini?

mendadak, bulir-bulir sesal muncul di benakku. apa yang tadi aku katakan pastilah terlalu kasar. ah bukan, biasanya dia senang dengan kalimat kontroversi dan provokasi sejenis itu. bukan karena terlalu kasar. entahlah. kini aku hanya diam mematung, memandang rambut panjangnya yang semakin jauh pergi. dan dia pergi berjalan santai. tidak lari atau berjalan cepat seperti biasanya dia.

'aku yang memintamu untuk pergi. tapi aku juga yang merasa sangat kehilangan. bahkan mulai saat ini, ketika kamu baru sepuluh langkah menjauh.'
Rana
dia bisa saja menampakkan ekspresi marah. suara membentak dan terdengar kasar. tapi matanya, tak bisa menyembunyikan isi hatinya. aku bukannya merasa terlalu percaya diri akan hal ini, tapi aku selalu yakin (paling tidak menyimpan keyakinanku) kalau di hatinya itu selalu masih ada aku. bahkan detik ini, saat dia memintaku untuk pergi menjauh darinya.

apalagi yang harus aku katakan padanya, bila hal ini bukanlah kali pertama dia memintaku untuk menjaga jarak dengannya. namun ada yang beda dengan yang sekarang. kali ini aku memilih untuk diam. diam dalam artian benar-benar tak mengeluarkan sepatah katapun. jangankan untuk mendebatnya, bahkan mendengus kesal saja aku tidak. hari ini aku tidak seperti aku yang biasa. aku rasa alasannya karena aku sudah lelah. lelah untuk selalu mendebat kata-katanya hingga dia menyerah, dan aku merasa menang. kali ini aku biarkan dia. dengan segala keinginannya, dengan segala ego dan pendapatnya. terlebih untuk mengabulkan permintaannya. kali ini saja.

aku bahkan tak bisa marah, seperti aku biasanya. menangispun, aku hanya tiba di pelupuk mata. kuhela nafasku yang cukup berat. kali ini tanpa berkata, aku pergi darinya. membalikkan badan seketika dan tidak berjalan cepat. kuatur langkahku pelan, santai, dan menikmati setiap inci jarak yang semakin memisahkan aku dan dia. kali ini aku tidak berlari. karena tak ada lagi yang akan aku kejar. kali ini aku berjalan perlahan, menanggalkan sedikit demi sedikit sisa cinta yang ada untuknya. ambillah semua, aku tidak butuh lagi.

'kamu yang memintaku pergi, maka aku akan pergi. ini akan menjadi kehilangan yang terakhir bagiku. setelah jarak sepuluh langkah, semua cinta akan tanggal sempurna.'

July 28, 2009

its a path

kesempatan, yang banyak dibilang orang gak akan datang dua kali, itu emang bener adanya. sejauh ini, banyak kesempatan-kesempatan bagus yang bisa dijadikan ajang untuk eksistensi diri, malahan gw sia-siakan begitu aja. tanpa dipikir pentingnya untuk masa depan, pentingnya untuk pembentukan dan pengembangan diri, tanpa ragu(dulu) gw bilang 'NO'. dan hari ini, baru lah gw menyesal. seandainya dulu gw ikut ini, seandainya dulu gw ga kabur waktu lomba itu, seandainya seandainya yang lain sedang rajin-rajinnya berseliweran saat ini.

ketika bikin CV, rasanya ngenes banget. 'ko kosong begini yak?' hmmm kalau begitu caranya, gak akan ada perusahaan yg mau mempekerjakan gw. i'm not that competent enough. ketika semua orang mengisi penuh semua daftar prestasinya, pengalamannya ini itu. gw liat yang punya gw. kosong melompong. mau gw isiin apa?? lomba menggambar waktu TK?? hell yeah, Agni!

ketika ini, gw udah 23 tahun(okay, am almost 24!), ketika muncul hasrat untuk lebih meng-eksistensi diri, eh malahan berasa sulit sekali. hiks. sedih rasanya. telah menyia-nyiakan kesempatan bagus. kabur dari latihan matematika, kabur waktu lomba renang, kabur lomba scrabble, ga tertarik coba daftar student exchange jaman sma, ga minat ikutan english club, ga tertarik ikutan ini itu, dan acara kabur-kabur lainnya menjelang lomba2. Allah udah kurang baik hati gimana ngasih jalan segitu lebarnya dan segitu terangnya. kalau sekarang gw belangsak kaya gini, beneran murni ulah gw sendiri. segitu enaknya dulu dikasih kemudahan, tapi malah gitu aja dilepasin dengan dalih ingin mencari pengalaman di lain hal. yang mana pada akhirnya, jalan yang di tempuh berpengaruh NOTHING terhadap kelangsungan masa depan gw (yg mana itu adalah masa skrng gw ini). hmpfh...

hal-hal itu jugalah mungkin yang membuat gw sekarang begitu nge-push adik2 gw untuk lebih eksis. dalam artian, sekolah atau kuliah saja sangatlah tidak cukup. self improvement, penempaan mental dan pembentukan diri juga sama-sama pentingnya sama sekolah. maka gw lah yang berusaha membentuk mereka. bukan karena banyak cita-cita gw yg gak kesampean, atau karena penyesalan gw, tapi gw cuman gak ingin mereka menyesal seperti gw sedang menyesal saat ini. kalau mereka berpikir gw terlalu menekan mereka untuk ikut ini itu, les ini itu, selalu blg jgn pernah males dan merasa lelah, coba untuk ini itu, harus percaya diri tinggi, dan lain2nya...trust me my siblings, that's just for your own good, for the sake of your bright future. and the more is because you both so damn potential. so please understand it.

*maafkan aku Allah...untuk telah mengabaikan segela kenikmatan dan kemudahan yang berusaha Kau beri. untuk telah membuang semua waktu berharga yang Kau sediakan. untuk memilih jalan yang mungkin tak sebegitu berbekasnya sekarang. dan untuk terlalu memaksakan kehendakku pada adik-adik.

July 22, 2009

Shift + Del


kata orang (entah orang yg mana) batas antara benci dan cinta itu begitu dekat. tipis, setipis rambut d belah tujuh. bukan hal yg mustahil hari ini benci setengah mati sama seseorang, sampe ingin mengubur dia hidup2, besoknya bisa jadi cinta sama orang itu hingga sanggup membuat hidung terbang sampai langit ketujuh. pun kejadian sebaliknya. kenapa bisa begitu??tanyakan saja pada Tuhan dalam doamu setiap malamnya. atau tanyakan pada ahli kimia terhebat di dunia, tentang reaksi yg terjadi. karena itu semua dipengaruhi zat2 kimia dalam tubuh yang rentan akan reaksi tak terduga. *sigh*

sering, saya berharap akan lenyapnya memori2 saya yang menyimpan kenangan buruk sama seseorang. di delete dengan metoda SHIFT+DEL. and i'll sure to click YES. seandainya memori otak bisa kaya gitu yakh. bahkan terkadang, kenangan indah pun ingin ikut dilenyapkan juga. mengingat kenangan buruk sering bikin bete, dan mengingat kenangan indah seringnya bikin sedih yg berakhir bikin bete juga. (ah dasar bete-girl!)

Tuhan, kali ini saya minta tolong...hilangkan semua folder-folder yg mengandung unsur *RASU dan semua file dengan extension .luv karena sepertinya extension itu telah bermutasi menjadi virus yang membuat saya meradang. radang yang bila tertoreh karat akan mematikan bagai arsenik yg mencabut nyawa manusia. ugh! dan juga untuk folder2 *HGD serta semua file .croc dihapus saja lah. file2 itu membuat prosessor saya lamban dan sering nge-hang. malahan terus2an menduplikasi diri dengan create folder di dalam folder seperti ingatan yg mendarah daging, merasuk kedalam syaraf otak, sama2 bersama darah melewati arteri, bersama makanan terserap di usus, dan bersama kotoran mengendap di kantung empedu yang herannya tak mau ikut keluar melalui anus. maka antivirus canggih buatan microsoft pun tak mampu menghalaunya, obat pencahar pun tak mempan mengeluarkannya bersama ekskresi.

untuk kali ini Tuhan...
saya mohon...

"Letih disini...
kuingin hilang ingatan
Letih Disini.....
kuingin hilang ingatan" ingin hilang ingatan - Rocket Rockers

July 15, 2009

Poffertjes

matahari baru muncul lagi setelah sepagian hujan, menimbulkan silau di jalanan yang basah. cipratan air sedikit sedikit mulai mengotori sepatuku setelah berjalan kurang dari satu blok. itu dia tempatnya. terlihat hangat dengan tembok batu bata merah yang kentara. kusen kayu warna coklat tua, dan bentuk jendela yang vintage dengan trotoar dan jalan tertutup paving block abu yang menciptakan suasana tentram. kuhirup sedikit hawanya. hawa sejuk Bandung terasa kental. untuk sore ini, bau hujan menambah sejuk aromanya.

sambil meraih pergelangan tanganku dan menaikkan sedikit jam tangan yang tiba-tiba terasa longgar di pergelangan kiri, aku terdiam beberapa jenak di depan pintu cafe. kuatur nafas yang iramanya bertambah cepat seiring jarak yang semakin dekat dengan pintu di depanku. ehm ehm...kucoba mengendurkan tenggorokan yang nyaris tercekat ini sambil melirik ke atas daun pintu. 'Poffertjes' begitu bunyi tulisan coklat tua di atas plang berwarna khaky. tring...aku disapa bunyi lonceng kala kudorong pintu cafe perlahan dan langsung kucium aroma khas cafe ini. setauku, ini aroma adonan kue yang terpanggang bercampur aroma kopi.

kulirik sepatuku sekilas. sol karet putih di bawah bahan kain bermotif kotak-kotak kecil warna kopi ini terlihat kotor akibat cipratan ketika aku berjalan tadi. langsung aku menghampiri pelayan terdekat yang berdiri mematung di dekat pintu masuk, dan meminta tissu padanya untuk membersihkan sepatuku. tampak lebih baik. warna putihnya sudah terlihat putih kembali. sambil masih menunduk berusaha membersihkan sepatu sedikit lagi, ku edarkan pandanganku mencari sosok orang yang akan kutemui. kulirik jam tanganku. pukul 3.40 sore. dia pasti sudah datang. dia tak pernah terlambat. cafe kecil yang layoutnya cukup terbuka ini memudahkanku mencarinya, ditambah lagi cafe tidak begitu ramai saat itu. kudapati sosoknya di pojok ruangan. duduk di sofa kecil ukuran single yang menempel ke tembok dan sedang menatap jalan melalui jendela di sebelahnya. dari sini, bahkan dalam keadaan setengah berdiripun, aku dapat melihatnya.

setelah membuang tissu bekas, aku berjalan pelan kearahnya sambil berusaha meyakinkan diri akan sosok yang kulihat. itu benar dia, aku tahu persis. rambut panjangnya yang pertama menarik perhatianku. masih tetap panjang, kali ini terurai bersama poni nya yang juga sudah panjang melewati mata. dia memang tidak suka berponi sebenarnya. entah apa yang dilihatnya diluar sana, aku melihatnya menaikkan ujung bibir tersenyum. senyumnya yang sudah lama tak kulihat. senyum simpulnya yang terkadang terlihat sinis. dia mengenakan t-shirt hitam lengan panjang berkerah V dengan dada rendah. di lengan kursinya aku lihat ada bahan abu-abu tua tersampir. pasti itu jaketnya. hitam dan abu. sangat dia sekali.

beberapa langkah sebelum aku sampai di mejanya, dia menoleh ke arah aku datang dan dia berdiri. sosoknya terlihat lebih kurus dari kali terakhir aku bertemu dengannya. lebih dari setahun silam. aku terhenti karena dia menatapku tajam. seperti biasanya dia yang terlihat angkuh. lima detik setelahnya, dia mulai mencair. senyum sedikit demi sedikit terkembang dari bibirnya. dia cantik. dia beringsut sedikit dari mejanya. menungguku menghampirinya. aku tak dapat mengatur lagi ekspresiku. mungkin senang berbinar, bercampur grogi seiring semakin dekatnya aku dengannya.

'hai...'

suara rendahku hanya mampu mengeluarkan kata itu. aku tersenyum padanya.

'uhm...hai...A...dit...'

dalam kekakuannya, dia mampu mengeluarkan 3 kata. ah, sangat dia. selalu berhasil mengeluarkan kata yang lebih banyak dariku. dia mendekat kearahku. yang hanya tinggal berjarak beberapa centi dari mejanya. deg. detak jantungku tak karuan. harum tubuhnya mulai tercium. harumnya masih sama. parfumnya masih beraroma segar seperti dulu.

sekarang dia berada tak berjarak d depanku. meraih ujung jaketku yang tak terkancing. tatapannya aneh. ada sejuk, hangat, tajam, itu semua mungkin yang tercampur di dalam matanya yang coklat tua. dia mengggigiti bibirnya. kebiasaannya yang tak pernah hilang. aku tersenyum lagi padanya. ada yang terasa di perutku. desiran halus itu, muncul lagi. rasa itu...rasa rindu aku akan dirinya. aku kangen pada sosok mungil perempuan di hadapanku ini. tak kuasa lagi aku dapat berdiri mematung dalam keadaan seperti ini. aku kini memeluknya. merengkuhnya sambil melepas semua rindu. jiwa laki-laki ku menang. aku semakin mempererat dekapan ini. terasa hangat seperti biasa ketika aku memeluknya. kepalanya terbenam di lenganku. tingginya tak lebih dari bahuku. dia menelungkupkan wajahnya di ketiakku. membauinya seperti yang biasa dia lakukan bila berada di dekatku. wangi rambutnya tak berubah. masih wangi mint segar seperti dulu. mencium harumnya membuatku memutar memori lama bersamanya. 'aku kangen...' dia berbisik pelan. sambil terus memeluknya, kali ini aku membiarkan dia mengendus ketiakku. kebiasaannya yang satu ini memang janggal, dan biasanya aku jengah kala dia mulai ingin mengendus ketiakku. memang kebiasaan yang aneh. mengingatkan aku pada kucing peliharaanku di rumah yang senang mencari celah celah di pangkuanku sekedar untuk menghangatkan diri. dia pun seperti kucing itu, bila dia sudah menemukan lenganku. menelungsupkan wajahnya ke ketiakku. aku tak jengah kali ini. ini memang 'sangat dia'.

setelah beberapa detik yang terasa lama, dia melepaskan pelukanku. tersenyum padaku dengan malunya. dia yang angkuh bisa juga tersenyum malu seperti ini.

'Adit kamu apa kabar?'
'baik Ra...'
'duduk yuk'

dia berkata sambil berlalu, kembali duduk d kursinya dan memanggil pelayan untuk meminta menu. kulihat sudah ada secangkir cappucinno yang tinggal setengahnya. disampingnya ada 2 potong waffle yang belum tersentuh. dia pasti sengaja menyisakan ruang di lambungnya untuk poffertjes. biasanya wafle itu akan habis dalam sekejap setelah ditaruh di meja bersamaan dengan minuman favoritnya di cafe ini, secangkir cappucinno bertabur cinnamon yang datang bersama waffle beraroma jahe yang samar. aku memesan teh hangat. dan tentu saja satu sepiring poffertjes. konon inilah poffertjes paling enak di Bandung. poffertjes dengan resep asli Belanda, yang sudah populer di Bandung sedari jaman Belanda dulu. cafe ini pun akhirnya memilih nama poffertjes, karena poffertjesnya yang populer itu.

aku masih ingat matanya yang begitu berbinar saat aku secara tak sengaja menyuguhkannya poffertjes ala cafe poffertjes sekitar 8 tahun silam. dia bilang baru kali itu dia merasakan poffertjes yang sesungguhnya poffertjes. mulai saat itu dia menyukainya. aku pun demikian. melihat binar senang dari matanya, secara tak sadar aku pun menjadi penggemar poffertjes. dan poffertjes selalu mengingat kan aku akan dirinya. matanya yang bulat berbinar tampak seperti poffertjes. dia menyukai gula halus yang bertaburan di atas poffertjes. selalu dia habiskan tak bersisa. tak sungkan dia menjilati jarinya yang penuh gula halus. aku selalu menyukai pemandangan itu. saat itulah wajahnya teduh. seperti anak kecil. keangkuhannya seakan terserap poffertjes yang dimasukkannya ke mulut dengan sekali telan setiap satu poffertjes. Rana, perempuan kurusku yang rakus.

'kamu apa kabar Ra?'
'uhm...baik...'

sedikit heran dengan jawabannya yang singkat. kecerewetannya, berganti dengan tatapan yang mengarah tepat kedalam mataku. dia menyilangkan tangannya di atas meja. tulang-tulang bahunya selalu tampak lebih menonjol kurus dalam posisi itu. tak lama dia menopang dagunya dengan sebelah tangan. lengan kanan bajunya turun sedikit. gelangnya terlihat. gelang kayu coklat tua. terdiri dari 33 bulatan kecil yang dijalin dengan tali hitam. dia bilang itu biji tumbuhan, tapi aku tak pernah ingat namanya. dan aku selalu menyebutnya kayu.

'gelangnya kaya kenal Ra...'

aku berusaha mencairkan suasana yang kikuk. kuangkat tangan kananku, menopang dagu juga seperti dia. berdua kita setengah tertawa melihat kami sama-sama memakai gelang yang sama. Rana membelinya ketika dulu dia bekerja di Kalimantan. dibelinya sepasang, harganya lima ribu rupiah satu gelang. dan dia sendiri yang memakaikan nya di tanganku dulu. 'ini Dit, km kan suka pake gelang-gelang kaya gini. nih aku jg pake'suatu ketika dia sedang berlibur di Bandung. dengan mata bulatnya yang berbinar, saat itu dia melucuti gelang yang sedang kupakai dan menggantinya dengan gelang ramping itu. di tangan kananku.

sungguh, aku terjebak dalam masa laluku. aku terjebak dalam kenanganku bersama Rana yang semuanya indah. aku kangen tawanya. aku kangen marahnya. aku kangen melihat wajahnya ketika dia kesal dan bibirnya mengerucut. aku kangen jahilnya dia. aku kangen cubitannya di perutku yang tak jarang sampai meninggalkan bekas. kali ini dia terlihat lebih dewasa. pembawaannya lebih tenang, tidak seperti dia dulu yang tidak pernah bisa diam.

'ko sekarang jadi pendiam Ra?'
'dari dulu juga aku emang pendiem ko'
'hahaha iya ya...Adit tau, dulu kamu emang pendieeeem banget'
'hehehe...'

mendengar sindiranku, tawa lepas itu akhirnya keluar darinya. aku pun ikut tertawa. saat saat seperti ini yang bisa membebaskanku dari dunia. saat tertawa lepas bersama Rana karena hal-hal kecil yang jauh dari penting. begitu sederhana, namun menimbulkan perasaan bahagia luar biasa. Rana, hanya dialah yang bisa tertawa selepas ini di depanku. tak pernah peduli sekeliling. setiap kami tertawa, baginya hanya ada aku dan dia penghuni kota Bandung yang sedang menikmati kebersamaan nan indah itu.
poffertjes datang. bersama pesanan teh hangatku yang disertai sejari batang cinnamon saat Rana selesai tertawa. matanya mulai berbinar mengikuti sepiring poffertjes yang diletakkan sang pramusaji ke atas meja. belum lagi pramusaji selesai meletakkannya di atas meja, jari Rana tengah bersiap mencomotnya. momen ini yang aku tunggu dari tadi. blup. satu poffertjes berhasil ditelannya sekaligus dalam hitungan kurang dari tiga detik. mulutnya menggembung penuh dan tersisa sedikit gula halus di bibirnya. bibir penuhnya yang kali ini berwarna jingga tipis.

'pelan-pelan Ra, nanti keselek...kebiasaan deh!'
'hehehe...iya, biasa..poffertjes effect...'

sempat-sempatnya dia memamerkan gigi-giginya disaat mulut penuh makanan, dan melanjutkannya dengan mejilati jarinya yang penuh gula halus. kucolek sedikit gula halus dari piring poffertjes. dan menjawel hidungnya. sekarang hidungnya putih terkena gula halus. lagi, Rana hanya nyengir. sibuk menikmati pofffertjes hingga tak sempat marah dengan keisenganku. Rana membalasnya. dia tusuk poffertjes penuh gula dengan garpu, dan mendekatkannya ke pipiku. selanjutnya dia membedaki wajahku dengan poffertjes yang penuh gula halus. aku hanya bisa pasrah ketika poffertjes itu mengelilingi mukaku dan berakhir di bibirku kemudian ku telan. kembali kami berdua tertawa. kali ini dengan mulut penuh poffertjes dan wajah putih dengan bedak gula halus.

'eh, Adit kesini naek apa?bawa si hitam?'
'gak Ra, Adit bawa si merah. tadi hujan'
'mana?'

Rana melirik keluar jendela mencari sosok si merah, mobilku.
'Adit taro gedung parkir. terus kesini jalan dikit.'
'hooo...eh sepatu udah di bersiin blm Dit?kan jalannya becek tuh..hehe'
'hehe...udah Ra, tadi disitu tuh, minta tissu ama Mas yang itu'
'sekalian aja Adit bersihin sepatu aku...hehehe'
dia masih ingat aku yang gila kebersihan. dia ingat kebiasaanku membersihkan segala sesuatu bila terlihat kotor. sepatu, motor, bahkan mobilku yang harus langsung kubersihkan bila terkena cipratan air. obrolan dan candaan akhirnya mencair bersamaan dengan kenikmatan poffertjes yang sudah menghipnotis kami berdua. selalu, poffertjes membuat kami lupa segala hal. hingga Rana kini melunak dan yang tersisa hanya keriaannya menikmati poffertjes. aku menghela nafas lega. Ranaku, terlihat sungguh indah dihadapanku kini. gerimis diluar mulai turun lagi. iramanya turut bersenandung bahagia bersamaku dan Rana. sungguh adegan sederhana namun sempurna, terbingkai kaca jendela yang mengembun. Tuhan, hentikan saja adegannya sampai disini. disaat rasa ini tercurah hanya untuknya, si perempuan kecilku.

poffertjes kali ini terasa lebih manis. hangatnya teh cinnamon tak mampu menyaingi hangatnya hati yang terselubung haru.

'andai Adit bisa terus ada disini, Ra...'

a stack of thick-books


he's gone...

left me in pieces while i held a big plastic bag on my left hand with sooo many damn thick books inside, and held a photo album on the other hand.
he just took that stupid-looked photo album and ignored the plastic bag.
'i don't read those books'
and he's gone in a second, left me....
i saw his back in a crowded.
nobody cares about me.
nobody take a look at us.
i saw his back, with his favourite grey t-shirt.
i ran, i ran with slow motion...
tried to catch him up just to say goodbye.
i failed. i couldn't catch him. but then i hugged his back.
i hugged him.
still the same, with those heavy plastic bag.

'you forget all of this books...i love you...'
from this angle, i saw his face. that handsome face with great nose.
he looked taller than ussual.
'i love you too...forever...'
then he cried, so did i.
he took the plastic bag with all the books inside.
and he continued his walk...
me, i just stood, watched him gone, and i cried...


*whadda weird dream...

July 10, 2009

lingkaran kecil

bip..bip..someone texting me.
since my phonebook trapped in my previous mobilephone, the sms came with no name, but i know exactly that its bandung number.

ghie, tgl 19 besok aku nikah. km dateng ya, akad nikahnya dulu d rmh ak. klo resepsinya insya allah tgl 9 agustus. ghie km hrs dtg y...

tanpa ada nama yang muncul di handphone, tanpa harus saya bertanya dulu siapakah gerangan kiranya yang kirim sms ini, saya sudah tahu siapa tersangka utama si sender. gleg!dan dia... akan menikah...dan dalam waktu dekat.

'hai Gi!'
'huwaaaaaa teganya dirimu baru kasih tau aku mendadak gini...huhu'
'iya Gi, abis riweuh.mknya ini jg br sempet ksh tau. gi km hrs dtg ya gi...'
'huhuhuhu...benar2 tidak memungkinkan untuk datang...nanti pas akad aku bakal tlp km. jd aku ikut denger km akad ya Wid...'
'hahaha...km itu Gi, ada2 aja ah. bodor wae...btw, suara km ko jadi lembut gini Gi?biasaya treak2...'
'aaahh udah ah sebel sama km. dah ya aku mau menyebarkan dulu berita ini ke orang2'

tangan saya masih bergetar sehabis nutup telepon. saya hanya bisa duduk tegak didepan tivi dengan tatapan kosong. widhi, teman dekat saya, kenal sedari smp. dan kamipun satu sma. teman pulang bersama, teman gosip dikelas, teman berbagi canda tawa dan haru biru (*halah!). beberapa hari lagi akan menikahi pria-nya (yg mana kaka kelas saya pas sma dan kuliah).

biasanya, setiap saya pulang kampung ke bandung, selalu saya menyempatkan diri untuk bertemu dia walaupun sejam saja. atau klo ga sempet ketemu, minimalnya telpon dia buat rumpirumpi khas cewe. nah mudik terakhir kmrn, saya ga sempat ketemu dia. dan rasanya saya pun tidak menelpon dia. tak sempat bertemu widhi untuk terakhir kalinya sebagai lajang. akh widhi, kali nanti kita bertemu, statusmu sudah berubah. saya gak akan bisa bebas lg ajak km jalan2 sekedar untuk makan dan ngerumpi. menelepon km pun nantinya harus liat2 waktu, gak bisa seenak jidat seperti sebelumnya.

antara haru, sedih, dan gembira. gembira sekaligus terharu seorang teman lagi akan menikah. dan sedih karena diberi tahu ketika mendekati hari-H, kaya baru kenal kemarin aja. pernikahan demi pernikahan kemarin rasa harunya beda, karena yang menikah paling teman yang kenal jauh, atau temannya teman, atau bahkan teman kantor yg kenal sebatas d kantor. tapi ada yang beda sama pernikahan kali ini. harunya lebih membuncah. harunya lebih menyinggung hati. karena kali ini, teman yang menikah berada pada lingkaran kecil saya.

'puput, widhi mau nikah tgl 19 besok. akadnya dl, drmh...'
'widhi mahadevi?g ada widhi lain kan Ni???'
'iya put, widhi yg mana lagi?'
'wah...udah mulai masuk lingkaran kecil ya Ni...'

sampe sekarang sebenernya msh spechless,
masih gak bisa berkata-kata mengenai gimana harunya saya...
widhi...akan menikah...


July 7, 2009

rambut panjang nu ngarumbai *

this morning, in the morning-rush-after-bath while i tighten my hair,
a question blew out from my head...

sebegitu perhatiannya kah para lelaki terhadap rambut perempuan?

lalu terjadilah obrolan singkat dengan housemate gw yg sesama perempuan.
'emangnya cowo lebih suka ngeliat cewe rambutnya digerai ya?'
'emaaaang br tau lo?!...apalagi cewe yang rambutnya panjang'
'hmmm...i never realize that, actually...'

gw ga pernah menyadarinya sampe td pagi gw lg ngiket rambut gw, tiba2 gw teringat perkataan seorang teman yang kebetulan lelaki.
'seneng bgt sih rambutnya diiket. bagusan d gerai...'

dan kembali terngiang perkataan beberapa lelaki
lelaki berinisial AS (bukan dukun):
'ngapain siyh rambutnya dijepit. bagusan g usah pake apa2 rambutnya. dah buka aja jepitnya. g usah d iket juga'

lelaki berinisial HG (bukan senyawa kimia):
'rambutnya bagus gerai gini...'
lelaki berinisial JK (bukan capres):
'bosen ngeliat lo yg rambutnya klo g d jepit, diiket, dijepit, diiket.
padahal bagusan biasa aja tergerai.'
lelaki berinisial AS(lagi):
'inget ya, rambutnya ga boleh dipotong'

lelagi berinisial HG..lagi:
'aku suka...cewe yang rambutnya panjang'

ternyata hair does matter yaaa?

belum lagi instruksi untuk mengeringkan rambut setelah keramas, dan permintaan untuk menggerai rambut bahkan kala naek motor.wuusshh!!
'rambutnya digerai aja atuh, jgn diiket terus'
ga tau apa yak, klo naek motor dengan rambut berkibar2, akan membuat rambut lebih cepat kotor, dan bau, dan tendensi untuk kusut lebih besar.
dan suatu ketika pergi terburu-buru sengan rambut setengah basah habis keramas.
'loh mau pergi sekarang?rambutnya g dikeringin dulu gih...'
wuuuttt??ni org langka banget. mau nungguin cewe hari-drying dulu. tapi, dia salah sasaran. sementara gw g suka berlama2, toh ntar d jalan jg kering sendiri.

anyway...
perkara rambut ternyata bisa menjadi hal yang menjadi concern dan ehm..beberapa orang menganggapnya sebagai part yang tergolong crucial. sekarang gw ga heran kenapa banyak perempuan yang menggerai rambut dengan cantiknya walaupun gw menganggapnya ribet dan si poni yang menggantung itu bisa bikin sakit mata lama2 soalnya nyolok2 melulu. dan ga heran juga kenapa perempuan rela nyalon berabad-abad lamanya untuk membuat rambut panjangnya bisa tergerai sempurna. bahkan ada teknologi hair extension yg bisa mbikin rambut menjadi panjang seketika. tring!ajaib nian. ironis, sementara gw berrambut panjang sebagai akibat dari malasnya pergi ke salon untuk potong rambut. sungguh aneh memang.

*rambut panjang yang tergerai

June 25, 2009

si bontot itu bernama ririz

bulan ini mulai libur akhir taun ajaran anak2 sekolah. saat dimana tiket pesawat melonjak cukup gila yang membuat gw harus menahan diri untuk pulang ke bandung. sabar...

bulan ini, taun ini, si adik bungsu, adik cewe gw, masuk sma. sama seperti ketika dia masuk smp, seisi rumah dibuatnya sibuk mikirin 'akan kemanakah dia sekolah??' sementara si anaknya sendiri dengan santai dan cueknya menolak pilihan2 sekolah yang kita diskusikan, malah justru dia memiliki ide untuk bersekolah di sekolah swasta pilihannya.
'udah lah Ka, Dede sekolah di labschool aja'
whaaaaattt????(*&^^%$%
menyekolahkan dia di sekolah swasta ga pernah ada dipikiran gw, nyokap gw, dan adik gw yg cowo (klo bokap gw mah ngikut aja, yg penting sedia duitnya..hohoho). gw jadinya bertanya-tanya kenapa si Dede kepikiran pgn sekolah disitu. melihat nilai ujiannya yang membuat dia jadi ga bebas milih sekolah(banyak pun sekolah yg bisa d masukin, tak sesuai dgn keinginannya dan posisi sekolah yang nun jauh entah di belahan mana kota bandung), bisa jadi itu lah sebenarnya penyebab dia pasrah pgn masuk kesana. posisi yang sulit bagi dia sebagai anak bontot yg kaka-kakanya selalu(alhamdulillah) gampang masuk sekolah. dan kebetulan gw ama adik cowo gw satu sma. menjadi beban tersendiri bagi dia untuk masuk ke sma gw itu. maka sma turuntemurun itu akan berakhir hingga generasi adik gw bontot ini. menurut buku psikologi anak yg gw baca jaman dulu(jaman awal sma, nyolong punya mamah), anak bungsu akan menjadi pribadi yg unik. ada yg akan benar2 mirip dengan salah satu kakanya, dan ada yg benar2 out of the box, alias memecahkan kebiasaan yang terjadi pada kaka-kakanya dan keluarganya. nah mungkin dalam hal ini, dalam hal pendidikan, adik gw ini termasuk tipe kedua tadi kali yah.

when she was born
dari awal pembuatan adik gw, si adik ini emang bukan anak yg tercipta karena perencanaan dari ortu gw.(dengan tidak mengurangi rasa syukur), bisa dibilang adik jadi janin karena kebobolan. awal cerita adalah ketika jaman dulu nyokap gw jadi instuctor aerobic ibu2 komplek, mamah kehilangan murid2 senamnya satu persatu gara2 pada hamil. dan ibu ibu itu bilang:
'bu, udah aja aerobicnya ganti senam hamil aja, ntar ibu pk balon aja gt ngajarnya...hihi'
'ah ngapain pake balon, ya saya ikut hamil juga dong...hehe'
taadaaa!!omongan nyokap yang sekedar bercandaan berubah menjadi doa yang dikabul sama Allah. ga berapa lama(dlm hitungan minggu aja) nyokap gw pun hamil juga. whadda weird. karena saat itu nyokap gw masih pasang spiral KB. hingga akhirnya si spiral dicabut setelah usia kehamilan entah berapa minggu. dan mengingat nyokap gw saat itu sudah 37 tahun. aga riskan klo hamil.but anyway... Subhanallah, Maha Besar Allah, bahkan dipasang KB pun msh bisa hamil klo Allah memang berkehendak

proses persalinan ga jauh ajaibnya sama proses hamilnya nyokap. jam 9 pagi, nyokap masih ngajarin adik gw cowo ngerjain pr.
'udah ya, mamah pergi dulu ke rumah sakit. ini adenya udah mau lahir'
dan nyokap gw pun pergi bersama bokap ke rumah sakit. gak lama kemudian gw denger nyokap gw udah lahiran. whew! emang secepat itu ya?? pikir gw kala itu. ternyata begitu dateng ke rumah sakit, dokter kandungannya minta ijin buat sarapan dulu katanya biar ada tenaga. dan ketika nyokap gw udah pengen melahirkan, si dokter blm kunjung selesai, dan akhirnya di bantu suster sambil mengejan. dokternya dateng, si kepala adik gw udah nongol duluan. jd bisa d bilang, adik gw keluar sendiri. haha. sorenya gw ke rumahsakit, nyokap gw udah jalan-jalan aja gitu biasa. segar bugar. yg beda, perutnya jadi kempes. tetangga gw bilang, nyokap gw kaya induk kucing, abis bersalin udah bisa langsung jalan2. ah saat itu seh gw ga ngerti apa2. cuman belakangan gw tau klo nyokap berarti kuat juga, pdahal udah cukup tua buat melahirkan.

when she calls me
waktu kecil, adik gw g bisa diem. sering jatoh dari tempat tidur waktu msh jadi bayi. ampe kepalanya sering kliatan benjol, jangan2 ini pertanda adik gw jadi pemalas. hehe...
dari pertama kali dia bisa manggil gw, dia memilih untuk memanggil gw dengan sebutan Kakak(sok keren bgt niyh bocah). yg mana, sebagai keluarga sunda, panggilan itu gak common di keluarga gw. dan ketika itu, hanya ada satu satunya tetangga gw yg manggil anak besarnya dengan sebutan Kakak, itu pun rumahnya nun jauh disebelah sana nya rumah gw dan adik gw jelas2 belum berinteraksi dengannya ketika keciiill bgt dulu. hingga saat ini, adik gw si bontot tetap manggil gw Kakak, ga bisa berubah meskipun udah sering diminta manggil Teteh aja ama nyokap gw. ya sudahlah...

semales-malesnya adik gw yg cowo, dia masih mau berusaha keras, paling engga detik2 ujian. nah ini, adik gw yg ini, gw g tau entah krn dia males beneran atau cuman cari perhatian aja. heran gw ni anak ko males banget. ampe adik gw yg cowo selalu ngeluh jg ke gw. 'Teh, si dede males bgt tuh disuruh belajar gambar ngeles melulu. les bhs inggris suka males2an jg'. blm lagi nyokap gw 'ah si dede mah y gt deh Ka, waktunya les gitar, dia malah tidur'. ampun deeeehh! emang adik gw ini hobi banget cari perhatian. mentang-mentang bungsu dan bokap gw selalu nurutin kemauannya dia.

jealousy
ah terkadang (sering juga deng) gw ngiri banget ama adik gw si bontot ini. nyokap selalu belain dia klo dia udah gw marahin, alesannya krn adik gw ini emang ada penyakit yg berhubungan sama jantung. sering gw marahin adik gw yg emang suka cari perhatian melulu. ampe akhirnya dia ga akrab sama gw. bokap gw siyh bilang gw begitu krn katanya gw jadi merasa tersaingi karena kehadiran adik gw si bontot itu, yg sama2 cewe. dan kita lahir d hari yang sama yg konon katanya emang g ada bakat akur. gw ngomong apaaa, selalu dia bantah. ga pernah ada nurut2nya. beda klo yg ngomong adik gw yg cowo. apapun itu, dia pasti nurut. bahkan ketika adik gw cowo marahpun, si bontot selalu baek sama adik gw cowo(yg terkadang malah bikin risih krn ngintilin terus si tengah). gw iri berat melihat kedekatan mereka. apalagi, klo mereka udah mulai masak bareng. sambil cekikikan, bikin kue bareng. yeah, hobi mereka sama. dari mulai seneng masak, bikin kue, ngejait, menyulam, nonton tipi, lebih seneng di rumah, dan lain lain. bahkan ga jarang adik gw cewe suka melukin adik gw cowo ketika mereka nonton tivi. dan gw, merupakan kebalikan dari semua itu. alhasil, gw lah anak terasing di rumah yang ga punya temen. hikshiks. tapi enak bagi gw, mereka masak, gw yg ngabisin. klo nyokap gw udah mulai nyindir2 gara2 gw g pernah mau ikutan bikin kue, selalu gw lancarkan senjata andalan gw: 'yah..klo semuanya masak, siapa yg ngabisinnya ntar?bagi2 tugas lah, mereka masak, aku yg ngabisin..hahaha'

bagusnya, bakat-bakat dan keinginan dia udah mulai kelihatan sedari kecil. through her diary, gw ama nyokap tau klo cita2 dia jd fashion designer. bakat dan2nya udah kliatan dr jaman dulu. mana ada jaman gw dulu, anak SD yg beli lipstik 5 warna dalam 1 tube(yg pada akhirnya gw colong pas gw pindah k jkt). anting2nya udah sekotak gede(yg suka gw pinjem dan minta :D ). baju2nya aneh2, ky ada d majalah2 abege (yg terkadang suka gw pake klo plg k bdg). bahkan nyokap gw aja g segitu lihainya mbikin variasi kerudung cantik seperti yg adik gw sering buat. wkt sd dulu, klo k sekolah centil banget, kerudungnya dimacem2in. setiap hari model baru, ampe ibu2 d sekolahan yg suka pada nungguin anaknya, nanya ama nyokap gw gmn cara bikin kerudung bgitu. yang mana nyokap gw sendiri aja g tau. belum lagi bakat kecilnya dia menari. kita ga pernah masukin dia sanggar tari, tapi dia seneng bikin aneka modern dance. dan ngelatih anak2 bocah buat tarian panggung agustusan. anak2 kecil semua dia urusin(klo ini mah bakat dr nyokap haha). belum lagi kabaret. di sekolah dia ga begitu aktif ikut ekskul kaya gw, tp dia jd EO perpisahan kelasnya. hobi masak2 dan bikin kue, yg paling bikin gw concern banget. sampe2 gw pgn masukin dia k sekolah masak2 aja, biar jd chef atau ahli pastry gt. krn dia bukan hanya bikin, tp sering nyiptain makanan baru. masaknya dia ga pernah pake resep, tapi selalu bisa gw habisin ludes tuh makanan. enyaaak! terigu telor sosis nugget sayuran selalu tersedia. just in case dia pgn bikin kue ato sekedar bikin baso bakar. kabar terakhir dr mamah, dia sekarang udah jarang banget makan masakan mamah. seringnya dia masak sendiri buat makannya dia, sesuai selera dia. feel free, kata mamah. bahkan mamah bilang, si adik cowo kmrnan baru aja menciptakan menu baru. wooohooo!!!aseeekk gw pulang ntar dijamu ama masakan yg bener2 ala rumaahh made in adik2 gw... gw tinggal sikat aja. hahaha

she still my sister
y udah lah de, dimanapun kamu ingin sekolah, Kakak cuman bisa support baik mental ataupun materi. yg penting ntar kuliah harus ke tempat 'itu' biar bisa gantiin si Farrah Queen tuh. dan lebih hebat malahan. biarkan hanya gw yg menjadi korban keinginan orangtua. yg ga pernah bisa milih sekolah dari jaman dulu kala. hiks (curcol)

bip..bip... she's texting me
'Ka hari ini gajian kan?dede mu beli high heels dong buat perpisahan sklh'

whaaatt??*&^$#&$#@^%

June 18, 2009

monyet negro

tengah malem tadi, setelah sekian lamanya (lama banget ampe gw beneran ga inget) dari terakhir kita ngobrol, si monyet satu itu sms.
neng negro parantos kulem teu acan? sehat sister?
apa2an neh si monyet, nongol2 maen manggil gw negro negro segala. jadi inget my big boss :big grin: (nyet gw emang udah negro, ga perlu d pertegas lagi lah). well, 1.5years living at equator bikin gw ganti ras jadi negroid.
hola mbah negro. teu acan kulem sayah. alhamdulillah damang. kumaha kabar?
dan sms-an pun berlanjut. dari mulai tanya kabar, remeh temeh hidup masing2, kerjaan, dan (yg ini ni topik yg tiada habisnya) tentu saja masalah perjodohan. saling menanyakan perkembangan masing2 dengan (mantan)kekasih. de es be...
sampe si monyet menyebalkan ini bilang....
target siah nya,25 geus kudu NIKAH!haha..naha jd urang anu mamaksa kieu? tp da ngaruh ceunah ka psikologi cewe mah. diatas 25 jd males nikah.
dasar si monyet emang paling jago ngomong. omongannya gede banget dah! berasa paling bener sedunia kamu Nyet! kenapa skrng jd maksa2 gw buat kawin ni org.
eta mah brarti taun depan ateuh??!jgnkan ntar, skrng aja udah males nikah. kumaha ateuh??

njirrr Ni gila ah!urang mbung ngabayangkeun geus nepi ka kriput maneh tetap berstatus jomlo dan gadis!!

audzubillah nyet!!y g gt jg kali, da emng saya nya yg tak laku2 nyet. gmn ateuh??hahaha...gini we lah, mun 30taun saya msh menjomlis, di peristri saja ma km ya Nyet. ;p (desperado akut part.2)

njis maneh Ni, jgn membayangkan sesuatu yg buruk2 jiga kitu atuh...
si monyet! tiba-tiba nongol langsung bahas yang berat2. jadi inget, dia nyuruh gw nikah pas tau gw mau transfer k kalimantan. katanya biar ada yg jagain gw disana. dan demi menghindari hal-hal yang tidak2. bisa aja lo Nyet. selalu nyuruh gw buru2 nikah. lo pikir gw ga mau apa?!tp y gmn lagi. sekarang mah saya hanya bisa pasrah, Nyet.

si monyet yang namanya hanya beda satu huruf ama gw ini emang paling bisa ngatain orang. always always ngingetin biar gw g keasikan menjomlis. ah bete jg ama monyet atu ini klo udah nyinggung2 mslh perjodohan. sampe dulu, suatu ketika pas gw putus, si monyet udah pgn ngehajar aja tuh my Ex (kebetulan monyet kenal ma dia). monyet pikir gw ama tu cowo bakal sampe ke pelaminan. disaat semua org bilang gw harus end-up ama tu cowo, si monyet malah sebaliknya. 'u know him most. just go ahead.' sampe tadi malem pun si monyet tanya 'still luv him right??i know it'. sotoy lu Nyet! malah ngingetin gw lagi sama kenangan kelam gw. plis deh...

Nyet, ga usah sms2 gw lagi klo cuman mu nanyain 'itu' melulu akh!

FYI, hr ini rilis Garuda di Dadaku. sepertinya bakal keren. can't hardly wait to watch it tonight! yaaaiiiiyyyy...!!

*bener kata mba ini, klo blog itu 'diare kata-kata'. yang isinya cair dan tak berarti. mirip banget kaya org klo lg diare...hahaha

June 12, 2009

friday free-day

catatan di akhir pekan

akibat bolor
a friend of mine, through MOC* said:
'neng si gama-cami* bentar lg mau lewat. siapkan azimuth lo' (refer to this post)
gw: 'hah?ko lo tau'
sedetik setelah blg gt(through MOC) gw baru inget klo ruangan sebelah, tempat si temen gw tadi berada memiliki jendela besaaaaaaar bgt dan dr situ dia bisa liat siapa aja yang pergi kantin :D. gw: 'hahah iy y lo d OSC*'
dan gw lgsg memalingkan muka k arah gw bisa melihat si gama-cami. yah..udah kejauhan. gw hanya bs melihat tampak belakangnya dia. celananya siyh seperti yang dia pake kemarin. pengamatan 2 detik tadi(dan tampak blkng dgn radius 10 meter) ga cukup bikin gw yakin bahwa yg gw liat adalan si gama-cami.

hingga tibalah gw makan d kantin, dan para pria pulang jumatan...

'neng, tnyata yg tadi bukan si gama-cami, tuh liat' (sambil nunjuk si gama-cami pake matanya, krn si gama-cami berbeda ciri dgn yg tadi kami liat. *sigh* )
'hah??iy bener...lah td yg gw liat jg bukan dong. itu kan lo yg kasih tau'
'kan gw td g pake kacamata neng liatnya. meskipun radiusnya mayan deket.'
'gw jg td g pake kacamata...'
dan kami pun mencari sebenarnya siapakah yg kami liat td, yg kami suspect sebagai si gama-cami.
'itu kali y neng yg td kita liat. salah duga...'
'huwaaa tidak mungkin...dan dia udah punya anak neng'
'...'
'...'
huwaahahahaha...meledaklah tawa kami berdua. nasib jadi bolor. udah gak pake kacamata masih sok yakin. heu... stupidoo!

-pesan moral: jangan lupa pake kacamata atau contact lens buat anda yg bolornya sudah lumayan akut


akibat jadi (sok)detektif
Rig* yang jalan sedang tidak sebanyak biasanya. ada rig yang masih nunggu kontrak, ada yg lagi drydock, dan ada yg udah habis kontrak. sementara rig-rig yang sedang aktif pun, kebanyakan single-well alias well yang jalan one by one. bukan quad-well a.k.a empat well sekaligus. maka dari itu, gw jadi sering liat messenger list gw. biasanya gw baru akan membuka messenger ketika ada yg buzz dan klo gw rasa ada yang penting. lain hal nya sama siang tadi. ga ada yg nge-buzz pun dgn isengnya gw liat messenger list gw. dan mata gw terhenti pada sebuah nama yang online kala itu.

'ko dia online siang gini?kan WIB lg sholat jumat?'

sementara untuk meninggalkan sholat jumat, sungguh tidak mungkin bagi org tersebut. dan dia ga idle. hmmm...mencurigakan sekali. hingga tak terbendung lagi, keluarlah jiwa detektif gw. mulailah otak ini bekerja ga keruan, menganalisa siapakah kiranya yg online atas namanya ini. krn gw yakin seyakin2nya bahwasanya bukan sang empunya ID yg online. hingga setengah jam kemudian, si ID offline, tanpa idle terlebih dahulu. dan gw pun (dengan otak detektif yg semakin aktif) tergelitik untuk mengecek kebenaran akan status messenger ID tersebut. apakah dia offline sebenerbenarnya atau hanya invisible?
berbekal piranti canggih hasil temuan rekan sesama detektif manggar*, gw pun shock mendapati status ID tersebut pada piranti dinyatakan available. WTF*??!! itu berarti, ID itu invisible hanya pada ID gw(atau beberapa ID lain maybe) yg jelas bukan invisible pada semua contactnya. rrrrggghhhh... oh great!that ID try to hide from me. but it didn't work! sesuai tagline si piranti-canggih-pendeteksi-status-messenger-seseorang:
'no one cannot hide from you anymore' sungguh piranti yang canggih nian.

ugh jadi pissed-off neh gara2 kejadian ini.

-pesan moral: ga usah iseng dan gatel buat brosing atau liat2 messenger list klo lg kurang banyak kerjaan. and stop act as a detective!


akibat blogwalking
akibat blogwalking ini adalah nomer 2 setelah akibat memiliki akses internet d rumah kosan, bertarif flat jadi berasa rugi klo g dipake. jadinya, all day long bisa ngenet, cuman selama perjalan pulang-pergi dari dan ke kantor aja yg untuk sementara waktu stop ngenet. lama-lama jadi habit yg tidak sehat. pertama dimulai dengan membuka blog sendiri. ngecek-ngecek sapa tau ada update terbaru dr tetangga blogger. nah dari sinilah efek selanjutnya berderet-deret. baik positif maupun negatif.
dari berkunjung ke blog tetangga, dan kemudian lanjut ke temannya, ke temannya lagi dan terus dan terus. dari perjalanan ini lah akhirnya tak jarang gw nemuin beberapa situs menarik lain yg bisa d kunjungi. salah satu(satu tema, bukan satu blog) adalah blog/situs online shopping. whew! pernah dalam satu malam, saya berlabuh di 3 online shop. yg menggiurkan. yyyiiiaaayy! dan berakhir pada transaksi.ohmaigat. cuman duduk depan laptop di tengah malam buta aja bisa ngerampok gw...huwahuwahuwaaaaa...(efek yg sama terjadi bila ngaskus dan meng-klik FJB alias forum jual/beli...okh!)

tapi efek positif dari blogwalking jg ada ko. contohnya kemarin(di kantor), setelah blogwalking sanasini, terdampar lah saya pada sebuah blog seorang ibu guru. yang mana gw ketika itu tertegun membaca tulisannya mengenai kisah dia mendaftar kuliah pasca sarjana. hmmm...ngiriii...beraaatt...

dan tiba-tiba merasa sedih sendiri. tiba-tiba terngiang iklan wajib belajar 9 tahun* dengan slogan nya 'AYOOO SEKOLAAAHH...!'

akibat masih sedih sebagai efek membaca blog tersebut, semalam gw habiskan dengan baca buku aja d kamar, sementara temen2 kosan serombongan pergi nonton KCB* (yeah right, premier time. kaya g ada hari lain aja!) dan buku yang saya baca itu nyeritain pertemanan anak2 indonesia yg lagi pada kuliah di Belanda*...huwaaaa...kuliah...lagi2 perasaan ngiri muncul lagi. yg tadi siang aja blm ilang, udah d tambah lagi.

while i was reading that book...
bip...bip... a friend of mine(yg kamar kosannya ada d rumah belakang rumah kosan gw) texting me:
'Ni, daftar UI yuk. bulan juli
400ribu'

i replied:
'haaahhh??'
cuman bisa berreaksi begitu mengingat runtutan adegan yg mengingatkan gw akan sekolah seharian ini. nyaris tengah malam, ada aja org yg sms begitu... kembali terngiang(dan kali ini lebih keras suaranya) lagu iklan wajib belajar 9 tahun 'AYOOO SEKOLAAAHHH!' dengan gambar tut wuri handayani-nya bertebaran memenuhi kamar gw.(klo d pelm udah kaya bgitu kali yah adegannya).

sampe akhirnya si temen itu tlp gw. ngasih tau lebih lengkapnya perihal daftar UI itu. dan juga tentang rencana2 klo seandainya lulus tes...bla bla bla bla...dan gw jd spechless...
'uhmmm...aku blm punya rumah eung. mau beli rumah dulu baru kuliah...hehe'
'huwahaha ngapain siyh cewe beli rumah. ntar dapet calon suaminya yg matre loh gara2 km dah punya rumah.'
'ga akan aku blg2 klo aku udah punya rumah sendiri'
'itu namanya km ga jujur dong...'
(loh...ko jd kemana2 gini siyh bahasannya...kekekek)
'....'
'eh Ni, punya materi matdas ga?perlu d refresh nih'
'ada...tp cuman aljabar, geometri ama trigonometri. itu jg bahan dr kantor'
bla..bla..bla...

huks huks sediiihhhh...dan ngiriii...'ayo sekolah' bertalu-talu d kepala bercampur aduk sama keinginan menimbun harta(walaupun sedikit2) sebelum melepas masa lajang(halah). itu membuat gw bukan hanya dilemma, tapi sampe pada tahap polylemma*.
lewat tengah malam, gw terbangun. dan gw g bisa tertidur dengan nyenyak. gw sms-lah si temen yg meracuni gw dan membuat tidur gw ga nyenyak.

'gw g bisa tidur nyenyak. kebangun mulu. pikiran gw berkecamuk
neh...'

"...its late and i'm feeling so tired i've been trouble sleeping..."
my cellphone rang. (kebetulan banget ringtone-nya trouble sleeping by corinne bailey rae)

si temen yg merasa gw persalahkan akibat gw yg ga bisa tidur menelepon gw. dan malah bilang: 'sama Ni, gw jg g bisa tdr...'
1 or 2 minutes call...
then we decided to sleep(at least, tried to sleep). dan baru berhasil tidur sejam kemudian.

pagi harinya through messenger, si temen said sorry for makes me being 'polylemma'.
now i'm still in my polylemma syndrom. uhuks uhuks

-pesan moral: kurangi blogwalking klo g mau cepet bangkrut. dan... AYOOO SEKOLAAAHH!


glossarium:
*MOC=microsoft office communicator. layanan ceting punya microsoft. khusus ceting ma org2 kantor. dan sebenernya the one and only legal messenger d kantor hehe
*gama-cami=ganteng-maut-calon-suami. istilah gw buat eligible bachelor. calon suami idaman banget. hahaha
*OSC=ruangan penuh layar monitor ampe ke langit2, buat monitoring operation d field.
*rig=tempat temen2 gw mencari rejeki. hahaha
*manggar=tempat base gw berada haha..ada ga yah d peta??
*WTF=*&%^%^$@
*iklan wajib belajar 9 tahun ini masih ada ga siyh??
*KCB=ketika cinta bertasbih. buku yg d jadiin pelm
*Belanda=yg ngejajah Indonesia 3.5 abaaaaaaddd

*tut wuri handayani=slogan pendidikan indonesia, dgn lambang birunya. memiliki arti 'dari belakang mendukung'
*polylemma=istilah gw seh...klo dilemma kan bingung krn 2 hal, nah klo yang ini bingung krn banyak hal. tak terhitung. :D