March 9, 2011

kapan?

Sekali lagi, hari berangsur gelap. Matahari berganti bulan. Riak awan berganti terang bintang. Aku bermalam di bukit harapan. Cukup ditemani hangatnya api cinta dan segenggam roti kasih sayang. Aku tak ingin lebih untuk membuatku bertahan malam ini. Tak butuh selimut untuk melindungiku dari serangan nyamuk nakal. Dan seperti malam-malam sebelumnya, pun aku tak butuh bantal untuk membuatku nyaman. Karena semua lega akan menyerbu begitu kamu datang. Kamu datang malam ini kan? atau kapan?

Tuhan, boleh ya aku intip buku catatan-Mu? hanya di bagian 'kapan dia datang' saja kok... boleh kan?



No comments: