July 19, 2011

#random: tentang tidur

tidur dengan lampu padam, hari kedua GAGAL. tengah malam, ditengah-tengah tidur saya bangun dan beranjak dari tempat tidur menuju switch lampu. tadaa! LAMP ON.

sebagian besar orang (yang saya tahu) mematikan lampu ketika tidur. tapi bagi saya, ini sulit. sulit sekali! bukan karena saya takut gelap, tidak. tapi karena perasaan yang tidak nyaman. bukan pula takut tempat sempit, tidak. tapi saya terkadang merasa sesak ketika kamar gelap. dan lagi, kalo gelap itu pastiiii banyak nyamuk. entah mengapa. dan sialnya, dalam keadaan gelap, saya tak bisa memburu nyamuk-nyamuk itu. maka dari itu, (balik lagi) kamar gelap ketika tidur membuat saya tidak nyaman. bukannya nyenyak, malahan gusar.

jagoan banget orang yang bisa tidur dengan keadaan kamar totally gelap. saya berkali-kali pernah mencoba pake lampu tidur 5watt (yg dikasih cap warna hijau muda..aaah cantik cahayanya), paling lama bertahan 7 hari berturut-turut. selebihnya, balik lagi nyalain lampu neon di kamar dan hanya sesekali saja pake lampu tidur. tetap, yang paling nyaman adalah tidur dengan lampu menyala.

bagaimanalah ceritanya bila kemudian saya berbagi kamar dengan yang tidur harus dengan gelap gulita. lampu mati tanpa cahaya seberkas pun. siapa yang akan mengalah? bisa-bisa pisah kamar. huff... dari hal-hal kecil macam gini juga harus di pikirkan. belum lagi urusan selimut.

sementara saya harus tidur dengan selalu berselimut, dan teman tidur saya tidak suka berselimut. nah loh. bisa-bisa malah pisah ranjang. ini hal kecil yang crucial. belom pernah denger sih ceritanya orang berantem karena urusan lampu dan selimut. tapi gimana klo memang itu bikin saya gak nyaman tidur. huff...

berbagi kenyamanan, mengalah demi kenyamanan bersama. kenapa tidak dia saja yang mengalah? mulai memakai selimut dan menyalakan lampu ketika tidur :D . boleh deh gelap gulita tapi kamu berselimut bersama saya, bagaimana? heuheuu... ini baru kebiasaan tidur. berikut sejuta kebiasaan lain yang totally bakal beda banget. menyamakannya, menyatukannya, gak semudah menarik nafas (ah saya narik nafas aja susah klo lg bengek mah hehehe). sukur-sukur klo emang sama kebiasaannya. kalo beda??!

dua jempol untuk yang berhasil melewati malam-malam penderitaan dengan kondisi tidur yang belum tentu paling nyaman, untuk yang mau mengalah merelakan waktu tidur yang paling berharga demi kenyamanan tidur teman seranjangnya. SALUTE!

karena jujur, saya belum bersedia mengorbankan kenyamanan tidur saya.... zzzz

2 comments:

Ririz Noorrahmi said...

kelamaan gak nulis blog.. paragraf 4 baris terakhir ada kata yg di singkat. kayak ceting ajaah

Agni Giani said...

haha iya, kelamaan gak ngeblog, kebanyakan ceting... wkwkwk