September 12, 2011

jikalau hujan

tenang adalah ketika aku melangkah.
berbalik dari jalur kita,
mulai menjajaki lagi alur ku sendiri.
jalanan terik.

damai adalah aku di tengah kota.
berjalan hampa nyaris limbung,
ringan meski pedih mengganjal.
hingga mata panas.

minggu adalah siang yang cerah bersama aku yang mendung...
merindu kesejukan yang menenangkan.
menanti hujan mengguyur peluh. deras.
menyapukan kekosongan...

adalah aroma rumput,
setelah semua senyap yang mengeringkan.
adalah wangi tanah,
setelah semua rapuh terhanyutkan.

adalah aku yang lega.
setelah semua kamu terhapuskan,
terseret tetesan hujan yang melenakan.


No comments: