November 15, 2011

.diam.

Kami hanya diam. Melewati detik demi detik dalam kesunyian. Dua raga bersebelahan yang riuh bercerita pada alter-ego masing-masing. Ramai bertanya pada pikiran masing-masing. Iya, masing-masing.

Ada kalanya setiap mata ingin saling mengerling. Menyampaikan rindu yang teramat. Tapi diam tetap merajai. Detik demi detik terlewati tanpa ada yang terucap. Sibuk dengan harapan masing-masing. Sibuk dengan pikiran masing-masing. Iya, masing-masing.


No comments: