January 21, 2012

365 Lilin


Lusinan tea candle warna warni, dibawa teman dari Bali.
Lavender, green tea, lemon, cherry, vanilla, dan blueberry.
Bentuknya indah, seperti kelopak bunga teratai.
Ratusan lilin warna warni, aku beli dari toko kelontong dekat rumah.
Puluhan lilin aroma lavender warna ungu,
dua lusin aroma apel,
seratus buah tea candle citrus,
enam puluh buah tea candle lemon,
satu lusin tea candle wild cherry,
dan satu lusin tea candle blueberry.
Semuanya aku siapkan demi malam ini.


Lilin warna-warni, dijadikan satu dalam kotak karton bermotif pelangi.
Sampan kecil berwarna merah telah siap di tepi dermaga, 
menanti ratusan lilin warna warni yang aku bawa.


Malam ini lah saatnya.


Tepat pukul 12 malam. Dermaga Longikis mendadak berpendar cahaya temaram.
Ratusan lilin warna warni telah kunyalakan. Lilin pertama yang kunyalakan mungkin telah habis duluan hingga lilin terakhir berhasil kunyalakan.

Jumlahnya 365 buah lilin. Warna warni. Siap dilepas pergi ke tengah laut.
Aku pun siap. Melepas kamu sepenuhnya setelah 365 hari berlalu.


Baik-baik disana, Sayang... 
Diatas pasti jauh lebih terang dari terangnya 365 lilin yang kukirimkan malam ini.

No comments: