April 22, 2014

Agen Muslimah

“Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis.” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu.” maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al-Mujadilah: 11)

Suatu pagi di taman, saya bertemu seorang perempuan asal Philipina. Dia sedang sendiri setelah satu temannya punya temu janji dengan seseorang di taman yang sama.

"Mau bareng gak? Saya sendirian"
"Oh boleh banget, saya juga jadinya sendirian kok..."

Jadilah kami berjalan-jalan di taman berdua. Ini kali pertamanya saya ke taman dan kali kedua untuk dia. Lumayan juga jadinya, bisa saling motoin hehe... Dari obrolan-obrolan peng-akrab-an diri, diketahuilah dia seorang mahasiswa yang baru beberapa bulan di Perth belajar ilmu keperawatan. Dan dia pun kepo juga sama saya.

Kings Park, Perth WA

"Kamu muslim ya berarti? kamu pake burqa" (sambil nunjuk jilbab saya)
"Ah, ya... saya bilangnya ini hijab sih..." (sambil senyum)
"Di Philipina juga ada muslim nya, tapi saya gak banyak tau tentang muslim. Bisa kasih tau saya, gimana sih muslim kultur? Saya ingin tau..."

Dan dimulailah perbincangan lebih dalam. Tentang rasa penasarannya dia mengenai Islam, mengenai muslim. Dari pertanyaan 'paling standar' kenapa berhijab? kenapa gak makan babi? kenapa gak minum alkohol? kenapa no sex before  marriage? yang sebisa mungkin saya jawab dan dengan se-logis mungkin. Jawabnya cukup pake mikir, iya mikir jawaban yang tepat yang bisa diterima jangan sampai bikin salah persepsi.

Alhamdulillah, dia bisa menerima semua jawaban saya. Tidak ada perdebatan karena judulnya dia penasaran dan memang ingin tahu. I didn't feel any burdensome... justru inilah kesempatan saya untuk meluruskan segala persepsi yang mungkin salah dari mereka yang non-muslim, memberitahukan yang benar yang mereka belum tahu dan menetralkan segala asumsi (buruk) mereka yang mungkin sempat ada. Gak salah, segala asumsi persepsi dan prasangka mereka timbul karena... mereka hanya tidak tahu. Termasuk kenalan baru saya ini.

"Oh I never know that.."
"Oh.. now it makes sense for me"
"Wow it's interesting..."

Lalu serasa ada yang mengetuk kepala saya... Sebagai seorang muslimah berhijab, saya masih jauh dari kata sempurna. Masih banyak kurangnya akan ilmu Islam. Masih kurang sana sini. Tersadar bahwa sebagai muslim tidak cukup dengan hanya 'menjadi muslim'. Tidak berhenti sampai disitu. Setiap hari harus ada ilmu baru. Dan in case dihadapkan pada situasi seperti saya ini, akan memudahkan... sekaligus syi'ar juga bukan?

Alangkah baiknya bila semua muslim (&muslimah) adalah semua orang berilmu yang dapat menjadi Islam's Representatives, 'agen' yang menyebarkan kebenaran Islam dan meluruskan segala persepsi negatif orang lain akan Islam. Allahuakbar. 

Yuk, kita perbanyak ilmu kita, perdalam lagi ilmu dan iman Islam kita. Supaya menjadi seorang agen yang baik. Inshaallah...

"Agni, terimakasih ya... saya jadi banyak tahu tentang Islam. Sebelumnya saya no clue sama sekali."
"Terimakasih kembali, sudah mau mendengarkan. Hanya itu yang bisa saya sampaikan. Ilmu saya baru sampai situ, maaf ya."
"Kita bisa bertukar email, kalau nanti saya ingin ngobrol-ngobrol lagi..."

April 15, 2014

Sore Hari di Langley Park

Penasaran aja gimana rasanya lari sore di Langley Park. Dengan niat mulia bawa sepatu lari turut serta, tentunya saya gak menyia-nyiakan kesempatan ini. Kebetulan sekali tempatnya tepat sebrang apartemen. Langley Park, lapangan rumput cukup luas. Dan di sebrangnya lagi ada bicycle dan jogging track pinggir kali -Swan River.
 
 
Sore yang cerah kemarin, gak dingin. Hangat seperti sore hari di Cimahi. Cociks banget buat lari cari keringet, dikarenakan setelah hampir 4 hari saya gak keringetan. Sama sekali (and that's bad for your complexion). Ramai orang jogging dan sebagian lagi bersepeda seliweran. Ada juga pemuda lokal yang sambil bawa kamera, habis foto-foto sama temannya kayanya sih. The air was clean, but still it's not easy for me to get sweat. Harus berapa balikan bolak-balik baru ngerasa 'panas'. Hedeeeeh...
 
Sambil nongkrong sehabis lari, kepikiran lah. Analisa saya sih, tentang kenapa orang-orang ini pada rajin lari... (dan seperti mungkin di negara-negara 4 musim lainnya) adalah untuk cari keringet. Literally. Supaya mereka berkeringat. Because sweat is good for your complexion. For your skin, for your health. Kan itu sama kaya pipis ya, buang racun dalam tubuh. Kalau gak dikeluarin (yang mungkin kurang keluar lewat pipis) ya gak bagus juga. Iya gak sih? Khususnya untuk kulit, bisa juga bersiin apa yang nempel di permukaan kulit. Iya gak sih? Intinya, ketika berkeringat, kulit jadi bagus. Kata saya sih ini mah, iya gak sih? hehehe...
 
Jadi sebenarnya, jangan menjudge sih kenapa orang Indonesia kaya pada males olahraga. Berdiri aja pinggir jalan, langsung keringetan juga. Heheheh... (well jangan ditiru juga sih, olahraga mah tetep kudu yah).
 
Ini selintas pemikiran sambil liatin orang lari lalu lalang... tanpa didasari teori medis atau dokumen pendukung :D
 
kaki napa guede sebelah >.<
 
*lagian, kalau tempat larinya kaya gini siih... ya mau laaah lari tiap hari... hahaha...*alasyaan

April 14, 2014

toilet paper vs water

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Begitu kata peribahasa. Yang artinya kurang lebih, setiap tempat dan orang mempunyai kebiasaan dan tata cara nya masing-masing. My life, my place, my rule tea gening. Hanya...

Saya masih belum bisa paham sih, konsep cebok tanpa air (*maap kalo jijik :D ). Niatnya mulia sih, hemat air katanya. Eco friendly. Save water. Air mahal. Tapi apakah cebok tanpa air (diganti toilet paper) lebih eco friendly? Toilet paper nya terbuat dari apakah? Bagaimana tingkat ke-higienis-an cebok dengan cara demikian? Jujur, masih no clue akan hal ini :D. *kalo saya sih masih merasa geuleuh* Sebagian pelaku cebok tisu bilang sih katanya jijik tangan langsung bersentuhan sama kotoran. Tapi kan yah habisan itu bisa cuci pake sabun dan hand sanitizer. Dan makanya klo makan pake tangan satunya... Iya gak sih??


Adakah yang bisa bantu jelasin?